Cegah Penularan Corona, Anies Keluarkan Panduan Ibadah Ramadhan 1442 Hijriah

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Selasa 13 April 2021 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 338 2393740 cegah-penularan-corona-anies-keluarkan-panduan-ibadah-ramadhan-1442-hijriah-ygoRZ18YiI.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto : Ist)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengeluarkan seruan gubernur tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H atau 2021 M. Seruan itu ditujukan guna menekan laju penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadhan.

"Pemprov DKI menyerukan kepada para pengurus masjid atau musala di Jakarta untuk patuhi protokol kesehatan," ujar Anies dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/4/2021).

Anies memperbolehkan sholat fardu lima waktu, tarawih, witir, tadarus, dan itikaf. Namun, dibatasi 50 persen dari kapasitas masjid dan mushola tersebut.

"Tetap perhatikan protokol kesehatan ketat dan tetap jaga jarak kurang lebih 1,5 meter antar jamaah," kata Anies.

Anies menuturkan ceramah, kuliah subuh, dan lain sebagainya dibatasi hanya lima belas menit. Selain itu, Anies memperbolehkan peringatan Nuzulul Qur'an dengan pembatasan 50 persen dari kapasitas ruangan dan tetap patuhi protokol kesehatan.

Sedangkan untuk kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS) dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Selain itu, antisipasi terjadi kerumunan massa.

Anies mengatakan untuk salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah dapat dilaksanakan di masjid atau lapangan terbuka. Namun, tetap perhatikan protokol kesehatan ketat.

Baca juga : Pandemi Mulai Terkendali, Anies: Masyarakat Jangan Khianati Protokol Kesehatan!

"Kecuali jika perkembangan kasus aktif Covid-19 mengalami peningkatan, kegiatan ibadah kembali dari rumah masing-masing," tuturnya.

Baca Juga : Anies Ingatkan Warga Jakarta Kisah Perang Uhud, Ada Apa?

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini