Operasi Pekat di Tangerang: Miras, Narkotika hingga Prostitusi Masih Marak

Hasan Kurniawan, Okezone · Selasa 13 April 2021 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 338 2393928 operasi-pekat-di-tangerang-miras-narkotika-hingga-prostitusi-masih-marak-XvQQfCI5Uo.jpg Pemusnahan miras. (Foto: Hasan Kurniawan)

TANGERANG - Operasi Pekat Jaya 2021 Polres Metro Tangerang berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) yang dijual bebas, di wilayah Kota Tangerang, Banten. 

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Deonijiu Fatima mengatakan, Operasi Pekat Jaya 2021 dilakukan selama 13 hari, mulai 28 Maret hingga 8 April 2021. Hasilnya, ribuan botol miras yang diperjualbelikan secara bebas berhasil diamankan.

"Miras itu disita dari kios atau warung-warung dan lapo di sejumlah wilayah di Kota Tangerang. Totalnya ada sebanyak 14.749 botol miras yang diamankan," ujarnya, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Razia Jelang Ramadan, Polres Majalengka Amankan Ratusan Botol Miras dan Ciu

Dilanjut Fatima, ribuan botol miras itu lalu dibawa ke Polrestro Tangerang, untuk selanjutnya dimusnahkan dengan cara digilas dengan mobil berat di halaman Polrestro Tangerang. Pemusnahan disaksikan aparat TNI, Pemkot Tangerang dan MUI. 

"Tidak hanya miras, peredaran Narkotika di Kota Tangerang juga ternyata masih marak. Dalam 13 hari itu, petugas Sat Resnarkoba Polrestro Tangerang mengungkap 15 kasus Narkotika," sambungnya.

Dari total 15 kasus itu, sebanyak 16 orang dijadikan tersangka dengan barang bukti yang disita hingga 873,91 gram. Tidak hanya itu, kasus pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, prostitusi online, judi, dan premanisme juga marak.

Baca juga: Dirazia, Pengendara Motor Panik Seruduk Polisi

"Untuk tindakan itu, petugas Sat Reskrim Polrestro Tangerang berhasil mengungkap sebanyak 62 kasus, dengan jumlah pelaku yang ditangkap hingga 112 orang, dan yang ditahan 35 orang," jelasnya.

Sementara itu, sebanyak 78 orang lainnya dilepaskan dan dilakukan pembinaan. Dari total 62 kasus itu, petugas mengamankan bukti uang tunai Rp9 juta, 6 bilah senjata tajam, 6 unit motor dan mobil curian, serta 9 buah HP dan satu boks kondom.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini