Pelaku Begal HP Penyandang Disabilitas Ditangkap, 3 Lainnya Masih Diburu

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 13 April 2021 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 338 2393938 pelaku-begal-hp-penyandang-disabilitas-ditangkap-3-lainnya-masih-diburu-n0FD7RBvNf.jpg Pelaku begal ditangkap. (Foto: Putra R/Okezone.com)

BOGOR - Polisi menangkap pelaku begal handphone (HP) seorang penyandang disabilitas yang videonya sempat viral. Kejahatan itu dilakukan pelaku di wilayah Jonggol, Kabupaten Bogor. Pelaku masih di bawah umur.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, pelaku berinisial MR (17) ditangkap setelah melacak HP korban TD (23) yang telah dijual di salah satu gerai di Jakarta Timur. Dari situ, dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku. 

"Hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim gabungan Polres dan Polsek itu berhasil diamankan satu tersangka MR yang merupakan pelajar di daerah Cipayung," kata Harun, Selasa (13/4/2021). 

Baca juga: Janda Beranak 2 Dibegal Bandit Tak Jauh dari Mapolsek

Setiap melancarkan aksinya, pelaku selalu bersama tiga orang temannya berboncengan sepeda motor. Ketiga rekannya yang masing-masing berinisal N, B dan AA saat ini masih diburu petugas.

"Pelaku yang ini (MR) tugasnya bawa motor. Tiga temannya masih kami kejar," jelas Harun.

Harun menambahkan, mereka mengincar korban yang bermain HP di pinggir jalan sepi untuk dirampas sambil diancam dengan senjata tajam. Komplotan tersebut sudah beraksi empat kali.

"Komplotan mereka juga telah melakukan tindakan serupa yang sempat viral di tahun 2019, perampasan di sebuah rumah makan di daerah Gunung Putri. Karena itu kita akan lakukan pendalaman terhadap tersangka dalam mengungkap beberapa kejadian yang berada di Polres Bogor ini," ujar Harun.

Baca juga: Bawa Celurit dan Golok, Warga Ciledug Diamankan Polantas

Adapun motif MR adalah memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengingat sudah menikah dan punya anak. Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa HP korban, helm dan lainnya. 

"Kita kenakan Pasal 363 KUHP ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara dan 365 KUHP ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," tutup Harun.

Sebelumnya, beredar video viral rekaman kamera pengawas CCTV di media sosial, aksi perampsan HP di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor pada 19 Maret 2021. Mirisnya, korban begal tersebut merupakan penyandang disabilitas inisial TD (23).

Dari rekaman video CCTV yang dilihat MNC Portal Indonesia, aksi begal HP itu terjadi sekira pukul 02.24 WIB. Di awal video terlihat TD duduk di bangku di depan sebuah warung sambil bermain HP.

Tak lama, muncul dua sepeda motor berhenti tepat di depan warung. Tanpa basa-basi, nampak satu pelaku turun dari motornya sambil menodongkan sebilah cerulit dan merampas HP pemuda tersebut.

Korban tak bisa berbuat banyak dan hanya memberikan isyarat dengan tangan agar tidak dilukai. Para pemotor itu lantas kabur meninggalkan lokasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini