Polisi Pastikan Kasus Dugaan Investasi Bodong EDCCash Ditangani Bareskrim

Rahmat Hidayat, iNews · Rabu 14 April 2021 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 338 2394365 polisi-pastikan-kasus-dugaan-investasi-bodong-edccash-ditangani-bareskrim-LIH2wYbLCT.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BEKASI - Polsek Jatisampurna memastikan bahwa kasus dugaan investasi bodong EDDCash ditangani Bareskrim Polri.

Kapolsek Jatisampurna Iptu Santri Dirga mengatakan bahwa kasus pihaknya hanya bertanggungjawab untuk menjaga keamanan, ketertiban di masyarakat (Kamtibmas).

"Sejauh ini anggota hanya untuk mengamankan situasi agar kondusif dikarenakan beberapa waktu lalu nasabah dari investasi tersebut sering mendatangi rumah pemilik dari investasi," ujarnya, Rabu (14/4/2021).

Saat ini rumah CEO EDDCash Abdul Rahman Yusuf yang berada di Kecamatan Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, sudah tampak lengang setelah sebelumnya sempat digruduk para nasabah yang ingin mencairkan invastasinya.

Dari bangunan rumah mewah itu juga terpasangan sepanduk peringatan berupa larangan memasuki pekarangan rumah tersebut.

Baca juga: Mengejutkan! Investasi Bodong Bawa 'Kabur' Duit Rp114,9 Triliun

Iptu Santri menambahkan, CEO EDDCash itu tak kunjung menemui para nasabah yang ingin mencairkan dananya. Sehingga, pihaknya menjaga Kamtibmas agar menjaga dari tindakan yang tidak diinginkan.

Baca juga: Korban Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal Terjerat akibat Bujukan Keluarga

Sebelumnya, para nasabah EDDCash mengguruduk rumah CEO tempat mereka berinvestasi. Puluhan nasabah dari Jabodetabek itu mendesak agar investasi mereka segera dicairkan.

Para nasabah itu diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp900 miliar. Mereka juga masih menunggu itikad baik dari manajemen untuk memulangkan dana yang telah disetorkan.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini