Laporkan Kasus Tes Swab Habib Rizieq, Bima Arya: Tak Ada Kaitan dengan Politik!

Antara, · Rabu 14 April 2021 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 338 2394616 laporkan-kasus-tes-swab-habib-rizieq-bima-arya-tak-ada-kaitan-dengan-politik-9O4PGYuJWf.jpg Bima Arya. (Foto: Antara)

JAKARTA - Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, Satgas Penanganan Covid-19 memproses hukum kasus tes swab Habib Rizieq Shihab (HRS) di RS UMMI agar menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Dia menegaskan hal itu tak ada sangkut paut dengan politik.

"Kemudian ketika dilakukan langkah hukum itu atas kesepakatan satgas dan agar semua jelas jadi pembelajaran semua. Kalau semua jelas sesuai aturan kan enggak masalah yang penting ada kejelasan proses di situ," kata Bima Arya usai menjadi saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021).

Bima menegaskan bahwa dirinya perlu mengambil langkah antisipatif karena hal ini menyangkut kesehatan masyarakat Kota Bogor.

"Jadi apa yang saya lakukan itu tidak ada kaitannya dengan faktor politik, tidak ada faktor lain. Murni melindungi warga Bogor agar tidak terpapar. Jauh lah dari tekanan unsur politik. Betul-betul untuk kesehatan," imbuhnya.

Baca juga: Habib Rizieq Marah-Marah di Ruang Sidang, Tuding Bima Arya Berbohong

Bima Arya yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor mengatakan dalam persidangan, sebelumnya pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipatif terkait perkara tes swab Habib Rizieq di RS Ummi.

"Semua sudah kita maksimalkan, silahturahmi langsung ke Ummi. Saya minta pihak Ummi kerja sama, kemudian juga dijelaskan bahwa ini harus hati-hati. Saya sampaikan ke dokter Andi Tatat juga, ini sensitif tidak boleh salah melangkah," ujar Bima Arya.

Baca juga: Bima Arya Sebut Jika RS Ummi Kooperatif, Sidang Habib Rizieq Tak Perlu Ada

Namun Bima menyayangkan kordinasi pihak RS UMMI sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 dan juga tempat Habib Rizieq dirawat yang tidak melaporkan hasil tes swab antigen dan juga PCR, seperti yang telah dijanjikan.

"Kalaupun hanya 'suspect' dilaporkan, 'treatment'-nya beda. Kalaupun habib waktu itu masih antigen yang penting dilaporkan saja, maka treatment-nya beda. Yang penting prosesnya bukan 'output'-nya," jelas Bima Arya.

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menggelar sidang lanjutan Rizieq Shihab dengan agenda pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus tes usap di RS Ummi dengan terdakwa Rizieq Shihab, dr. Andi Tatat, dan Hanif.

SelainBima Arya, terdapat sejumlah nama lain yang menjadi saksi seperti Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustian Syach, Anggota Satgas Covid-19 Kota Bogor Verro Sopacua.

Selain itu, ada pula nama mantan Kepala Seksi P3MS Dinas Kesehatan Kota Bogor Djohan Musalih, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Sri Nowo Retno.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini