Pemprov DKI Klaim Angka Kebakaran di Jakarta Menurun

Komaruddin Bagja, Sindonews · Kamis 15 April 2021 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 338 2394870 pemprov-dki-klaim-angka-kebakaran-di-jakarta-menurun-tepDf2hel0.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengklaim, jika dari tahun 2020 ke 2021 terjadi penurunan frekuensi kebakaran.

"Frekuensi kebakaran kita menurun, jadi di tahun 2020 itu 31 persen menurun dari tahun sebelumnya. Di tahun 2021 perbandingan dari Januari sampai dengan saat ini tambah turun lagi," kata Satriadi kepada wartawan, Rabu (14/4/2021).

Baca juga:  2 Pasar di Jakarta Terbakar Jelang Ramadhan, Pedagang Diminta Lakukan Ronda

Ia menambahkan, tak hanya dampak namun jumlah korban jiwanya juga menurun.

"Itu harus diapresiasi lah, itu luar biasa, dampaknya kerugiannya lebih turun, korban jiwanya lebih turun," tambahnya.

Baca juga:  Kebakaran Blok C Pasar Minggu Diduga karena Korsleting Listrik

Mantan Kasudin Gulkarmat Jakarta Utara itu menjelaskan, sosialisasi yang massif kepada warga merupakan kunci utama turunnya frekuensi kebakaran.

"Dan upayanya kan kita akan lakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui kegiatan woro-woro melalui kegiatan secara masif, melalui pengeras suara masjid dan mushala, kita lakukan sosialisasi," terangnya.

"Hampri 2.300 titik sudah kita lakukan sosialisasi melalui pengeras suara, meningkatkan kewaspadaan masyarakat ya. Kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran meningkat, karena di tengah pandemi kita nggak bisa kumpulin orang melakukan sosialisasi. Kita punya inovasi melakukan itu menggunakan pengeras suara, di masjid-masjid. Memang agak tradisional, tapi itu justru dampaknya menurun kebakaran 31 persen itu," sambungnya.

Namun saat diminta detil data, pihaknya belum menyampaikan. "Nanti angka frekuensi kebakaran grafiknya saya share ya," tutup Satriadi.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini