Polisi: STNK Pelaku Derek Liar Mati & SIM Tidak Sesuai

Carlos Roy Fajarta, · Kamis 15 April 2021 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 338 2395314 polisi-stnk-pelaku-derek-liar-mati-sim-tidak-sesuai-BvNlUGgX8n.jpg Foto: Istimewa

 JAKARTA - Ditlantas Polda Metro Jaya hanya mengenakan pelanggaran UU Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) terhadap seorang pelaku derek liar yang aksi pemaksaannya viral di media sosial pada Kamis (15/4/2021).

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyebutkan pihaknya mengenakan dua pasal terkait pelanggaran lalu lintas. STNK pelaku derek liar tersebut diketahui mati dan SIM yang dimilikinya tidak sesuai untuk pengendara jenis mobil tersebut.

"Sementara yang bersangkutan kita kenakan pasal pelanggaran lalu lintas, Pasal 287 tentang rambu (mundur dari off ramp), dan Pasal 288 tentang STNK dan SIM. Dimana STNK sudah mati sejak 2012 dan SIM yang digunakan SIM A bukan SIM B1," kata Sambodo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan pihaknya tersangka YJ dengan kendaraan derek nomor plat kendaraan B-9106-KY hanya dijerat dengan UU Lalu Lintas karena pihak korban belum membuat laporan ke polisi.

Baca juga: Polisi Tetapkan Tiga Pelaku Derek Liar Viral di Medsos DPO

"Sementara ini masih kita dalami dijerat dengan Pasal 287 dan Pasal 288 UU LLAJ terkait pelanggaran rambu dengan sanksi dua bulan penjara dan denda Rp 500 ribu," ujar Yusri Yunus.

Baca juga: Polisi Tangkap Satu Pelaku Derek Liar yang Viral di Medsos

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan tiga pelaku derek liar yang viral di medsos sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan, pihaknya baru mengamankan tersangka YJ dengan kendaraan derek nomor plat kendaraan B-9106-KY. Saat ini pelaku lainnya masih diburu.

"Saat diberhentikan ada 4 orang dalam truk derek, 3 orang melarikan diri. Sementara ini masih kita dalami dijerat dengan Pasal 287 dan Pasal 288 UU LLAJ terkait pelanggaran rambu dengan sanksi dua bulan penjara dan denda Rp 500 ribu," ujar Yusri Yunus.

YJ dan 1 unit kendaraan derek tidak resmi diamankan di KM 10 tanjakan Tol Cikunir saat anggota PJR sedang melakukan patroli.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini