Banyak Pasar Kebakaran, IKAPPI Minta Pemerintah Lindungi Pedagang

Felldy Utama, iNews · Jum'at 16 April 2021 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 338 2395485 banyak-pasar-kebakaran-ikappi-minta-pemerintah-lindungi-pedagang-80M3xSVvVF.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mendesak pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, membuat sebuah regulasi dalam rangka memberikan perlindungan bagi para pedagang yang menjadi korban kebakaran.

Desakan itu muncul setelah peristiwa kebakaran menjelang ramadhan di pasar kambing Tanah Abang dan di pasar minggu beberapa hari yang lalu.

"IKAPPI mendorong agar pemerintah segera melakukan tahapan-tahapan regulasi yang melindungi pedagang," kata Morai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) bidang asuransi DPP IKAPPI dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/4/2021).

Baca juga:  Pemprov DKI Cari Solusi Penampungan bagi Pedagang Korban Kebakaran

Morai mengatakan, bulan ramadhan adalah bulan panennya pedagang, pedagang harusnya mengais rezeki dan mendapatkan keuntungan besar di bulan ramadhan ini, tapi justru meneteskan air mata karena pasarnya terbakar. Oleh karenanya, dia juga mendorong agar PD. Pasar Jaya dan pemprov DKI memikirkan langkah-langkah serius.

"Menyiapkan asuransi bagi pedagang pasar, asuransi ini bisa berupa asuransi kiosnya, asuransi personalnya dan asuransi dagangannya, tinggal nanti bisa di pikirkan regulasi yang tepat untuk asuransi tersebut," ujarnya.

Baca juga:  Pemprov DKI Klaim Angka Kebakaran di Jakarta Menurun

IKAPPI, kata dia, juga mendorong agar pengelola pasar atau PD Pasar Jaya melatih pedagang-pedagang untuk bisa melakukan pemadaman diri terhadap kebakaran-kebakaran pasar, pelatihan-pelatihan itu bisa bekerja sama dengan dinas damkar, dinas pemadaman kebarakan dan beberapa lembaga lain.

Tak hanya itu, dia juga meminta agar pemerintah memperkuat pedagang dalam menjalankan operasi sehingga dapat memperkuat pedagang jika ada musibah kebakaran tanpa meminjam modal di rentenir.

Terakhir, IKAPPI juga mendorong agar PD Pasar Jaya mengecek kembali sumur-sumur serapan serta menyiapkan hydrant-hydrant yang ada di lokasi pasar. Menurut Morai, hal ini penting untuk melakukan penanganan dini sebelum tersebar kebakaran tersebut bisa dapat di antisipasi lebih awal.

"Sehingga sebarannya tidak luas dan tidak banyak memakan korban, semoga dua kebakaran pasar ini menjadi cermin PD Pasar Jaya dan pemprov DKI untuk lebih kuat melakukan perlindungan terhadap pasar tradisional khususnya di DKI Jakarta," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini