Rebutan Jam Kerja, Pria Penjaga Rel Kereta Ilegal di Jakut Tewas Dibunuh Rekannya

Dimas Choirul, MNC Media · Jum'at 16 April 2021 22:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 338 2396071 rebutan-jam-kerja-pria-penjaga-rel-kereta-ilegal-di-jakut-tewas-dibunuh-rekannya-sTApIPKuir.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Seorang pria penjaga rel kereta ilegal bernama Andri tewas usai ditikam temannya bernama Agus pada bagian leher di pinggir rel Bandengan Utara, Jakarta Utara. Polisi mengatakan, insiden tersebut dipicu oleh persoalan pembagian hasil yang tidak adil.

Kapolsek Tambora, Kompol Faruk Rozi mengatakan, awalnya kasus pembunuhan dengan pelaku bernama Agus ini ditangani oleh Polsek Penjaringan, Jakarta Utara.

Tiba-tiba Polsek Penjarigan meminta untuk ditangani oleh Polsek Tambora. Sebab, karena perbatasan domain wilayahnya masuk ke kecamatan Tambora.

Faruk menerangkan, antara korban dengan pelaku sama-sama bekerja di perlintasan bidang rel Bandengan Utara. Keduanya telah membuat kesepakatan terkait aturan jam kerja. Ketika itu, pelaku menuding korban curang dan menyalahi perjanjian yang telah dibuat.

"Mereka kerja bergantian (shift-shiftan), nah salah satu dari mereka belum waktunya tapi sudah kerja. Ya dituding ambil jatah waktunya. Mereka kemudian cek-cok," kata Faruk saat dihubungi wartawan, Jumat (16/4/2021).

Faruk mengatakan, pelaku menganiaya korban dengan sebilah pisau. Akibat kejadian itu, korban meninggal dunia. Kekinian, Unit Reskrim Polsek Tambora sedang memburu pelaku.

"Sudah kami kantongi identitasnya. Saat ini sedang dalam pengejaran, mudah-mudahan segera tertangkap," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini