Anggota TNI dan Polri Dikeroyok OTK, 1 Orang Tewas

Riezky Maulana, iNews · Minggu 18 April 2021 20:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 18 338 2396759 anggota-tni-dan-polri-dikeroyok-otk-1-orang-tewas-qRWrqUZMqD.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Sebuah video rekaman CCTV viral di media sosial (medsos) dan menampilkan detik-detik diduga anggota TNI-Polri, dikeroyok sejumlah Orang Tak Dikenal (OTK). Adapun kejadian itu diduga terjadi di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (18/4/2021) pagi.

Dalam pesan berantai yang tersiar menyatakan, dua korban pengeroyokan ditemukan tergeletak oleh dua orang saksi bernama Donatur dan Ester. Kemudian, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta pada pukul 07.30 WIB.

Baca juga:  Ogah Bayar Usai Diservis, WN Swedia Malah Cekik hingga Todong PSK

Tak berselang lama, satu korban meninggal dunia pada pukul 07.41 WIB karena kehabisan darah, akibat luka parah pada bagian lengan kanan dan paha kanan. Korban mengalami luka robek akibat senjata tajam.

Lalu, pukul 08.30, polisi menerima informasi dari satpam RSPP bernama Usman. Lantas Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Supriyanto. mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan. Setelahnya, pada pukul 09.30 WIB, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah tiba di lokasi.

Baca juga:  Saling Ejek hingga Rebutan Pacar di Medsos, 2 Gadis Dianiaya Temannya

Disebutkan pula dalam pesan berantai tersebut korban dari pihak TNI yakni Serda DB dan dari pihak Kepolisian, satu orang meninggal dunia berinisial Bharatu YSB.

Sementara itu, Dandim 0504/Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana menuturkan, bahwa kejadian tersebut telah ditangani oleh jajaran Pomdam Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan.

"Kronologinya masih dalam penyelidikan Polres Jaksel dan Pomdam Jaya, karena kita tadi pagi kita hanya menemukan korban saja," ucap Ucu kepada wartawan, Minggu (18/4/2021).

Dia menjelaskan, sampai dengan saat ini pelaku belum diketahui siapa dan dimana keberadaannya. Hal itu dikarenakan masih dalam proses penyelidikan.

"Justri TNI-Polri yang korban. Pelaku sampai sekarang belum diketahui menunggu proses penyelidikan," tuturnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini