Selain Disetubuhi hingga Tertular Penyakit, Siswi SMP Ini Dijual Anak DPRD Bekasi Rp 400 Ribu

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Senin 19 April 2021 18:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 338 2397336 selain-disetubuhi-hingga-tertular-penyakit-siswi-smp-ini-dijual-anak-dprd-bekasi-rp-400-ribu-Q8pIw0Zy2y.jpg Lokasi penjualan siswi SMP di Bekasi/ MNC Portal

BEKASI – Fakta baru terkuak dalam kasus persetubuhan yang dilakukan anak salah satu anggota DPRD Kota Bekasi terhadap siswi SMP. Bahkan, Komisi Perlindungan Anak Daerah Kota Bekasi dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bekasi menyambangi lokasi persetubuhan itu.

(Baca juga: Duh! Siswi SMP Disetubuhi Anak Anggota DPRD Bekasi hingga Tertular Penyakit Kelamin)

Komisioner KPAD Kota Bekasi, Novrian menjelaskan menemukan fakta baru bahwa korban yang masih duduk di bangku kelas IX SMP juga dijual oleh AT untuk melayani nafsu laki-laki hidung belang.”Juga kita menemukan temuan baru, hasil wawancara kita sama korban, ternyata si anak merupakan korban dari traficking,” katanya.

(Baca juga: Tampil Gahar! Ini Seragam Baru Kopassus yang Sulit Terdeteksi Musuh)

Selain itu, kata dia, korban korban PU (15) selama ini disetubuhi pelaku AT (21) di sebuah kosan yang berada di Kawasan Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Pelaku disekap di lantai 2 kamar kos yang disewa oleh terduga pelaku selama 1 bulan, periode Februari-Maret 2021. Gadis malang tersebut kemudian dijual oleh pacarnya sendiri.

”Korban dijual melalui aplikasi MiChat yang dikendalikan oleh AT. Itu si anak tidak mengoperasika, tapi yang memegang akunnya adalah pelaku, si anak hanya di dalam kamar disuruh melayani orang saja,” ungkapnya. Dalam sehari, rata-rata PU dipaksa untuk melayani 4-5 orang laki-laki hidung belang.

AT tak segan-segan melakukan kekerasan fisik apabila PU menolak. AT menarik bayaran kepada pemesan rata-rata sebesar Rp 400 ribu. Bahkan setelah melayani nafsu birahi orang lain, tak sepeser pun PU diberikan uang olehnya.”Termasuk negosiasi. Pengakuannya Rp400 ribu sekali open BO. Uangnya dipegang si pelaku,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, LF orang tua PU melaporkan AT ke polisi atas dugaan persetubuhan di bawah umur yang dilakukan kepada anaknya yang masih duduk di bangku kelas IX SMP. PU diketahui berpacaran dengan AT selama 9 bulan. Selama menjalani hubungan, PU mengaku sering dipukul, disetubuhi oleh AT anak seorang anggota DRPD Kota Bekasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini