Sandi Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Korupsi Damkar, Ini Penjelasan Wali Kota Depok

Antara, · Senin 19 April 2021 19:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 338 2397364 sandi-diintimidasi-usai-bongkar-dugaan-korupsi-damkar-ini-penjelasan-wali-kota-depok-vJY9WThKJc.jpg Foto: Antara

DEPOK - Wali Kota Depok, Mohammad Idris memastikan, pihaknya mendukung penuh Pegawai honorer Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok, Sandi Butar Butar membongkar dugaan kasus korupsi di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP/Damkar) Kota Depok Jawa Barat.

(Baca juga: Sandi Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Korupsi di Damkar Depok)

"Tentunya Pemerintah Kota Depok berkomitmen penuh pada tata kelola yang baik dan bersih (good and clean governance)," tegas Idris di Depok, Senin (19/4/2021).

Idris menjelaskan segala informasi dan tanggapan dari masyarakat berkaitan dengan penegakan tata kelola yang baik dan bersih menjadi masukan yang baik dan kami tanggapi dengan serius untuk dituntaskan secara adil dan sebenar-benarnya.

(Baca juga: Selain Disetubuhi hingga Tertular Penyakit, Siswi SMP Ini Dijual Anak DPRD Bekasi Rp 400 Ribu)

Berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan pakaian dinas lapangan (PDL) dan pemotongan insentif di lingkungan Dinas PKP (Damkar) Depok yang telah disampaikan oleh salah seorang tenaga harian lepas pada Dinas PKP kepada media, Idris mendukung penuh upaya pengusutan kasus tersebut melalui mekanisme yang berlaku.

"Kami juga meminta semua pihak yang terkait untuk bersikap kooperatif pada upaya mencari kebenaran dan kejelasan dalam kasus ini," ujarnya.

Idris juga sudah memerintahkan Inspektorat untuk mendalami permasalahan itu, dan dari hasil koordinasi Inspektorat Kota Depok dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, disepakati bahwa Irjen Kemendagri akan menangani dan melakukan pemeriksaan atas informasi tersebut.

"Atas nama Pemerintah Kota Depok, kami menyampaikan bahwa menurut laporan dari jajaran kami, hingga hari ini tidak ada Surat Peringatan apapun yang dikeluarkan terhadap saudara S sehubungan dengan upayanya membawa kasus ini menjadi perhatian publik," ujarnya.

Jika yang bersangkutan merasa dikirimi SP atau diintimidasi, kata Idris, silakan dilaporkan pada dirinya secara langsung siapa yang memberikan SP dan mengintimidasi. "Saya jamin keamanan yang bersangkutan," tegasnya.

Idris mengatakan, bahwa proses pemeriksaan telah bergulir. "Mari kita tunggu dan kawal bersama hasilnya. Semoga yang benar terlihat nyata benar, dan yang salah terlihat nyata salah. Tuhan Maha Bijaksana selalu berpihak kepada kebenaran dan keadilan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini