Putri John Kei Bantah Ada Papan Daftar Target Pembunuhan Nus Kei

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Rabu 21 April 2021 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 338 2398486 putri-john-kei-bantah-ada-papan-daftar-target-pembunuhan-nus-kei-0VnSECrdO5.jpg Nus Kei (Foto : Sindonews.com)

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) hadirkan putri sulung John Refra alias John Kei sebagai saksi atas perkara kasus penganiayaan berujung pembunuhan. Adapun sidang dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (21/4/2021).

Putri sulung John Kei, Erviliana Refra bantah adanya sebuah papan tulis berisikan daftar nama target pembunuhan. Dugaan tersebut tidak dibenarkan.

"Tidak itu tidak benar, yang saya lihat hanya papan berisikan jadwal pelayanan papa (Jhon Kei) dari gereja ke gereja berikutnya," ujar Erviliana di dalam persidangan.

Baca juga:  Mantan Anak Buah Pernah Diperintah John Kei untuk Membunuh Nus Kei

Erviliana menegaskan, untuk target pembunuhan tidak betul itu. Sebab, Ia tidak pernah mendengar rencana Jhon melakukan kekerasan apapun kepada Nus.

Sementara itu, Pada sidang Rabu 24 Februari 2021, Nus Kei mengatakan namanya tertulis dalam papan tersebut. Hal itu, diketahui dari salah seorang rekannya semalam sebelum penyerangan dua rekannya pada Minggu 21 Juni 2020.

"Ada yang nelpon saya, (ucap) 'nama kamu (Nus) telah tertulis di sebuah papan tulis, kamu nomor satu," jelas Nus Kei kepada Majelis Hakim.

Baca juga: Ngamuk di Persidangan, Mantan Anak Buah Ancam Santet John Kei dan Pengikutnya

Selain membantah soal papan daftar 'target' ini. Erviliana juga membantah adanya rapat guna merencanakan pembunuhan Nus dikediamannya pada 20 Juni 2020.

"Tidak itu bukan rapat, papa dituakan oleh karena itu papa meberikan nasihat untuk adik-adik. Jadi kalau dibilang rapat bahas rencana bunuh Nus tidak sama sekali," ujar Erviliana didalam persidangan.

Sementara itu, pada persidangan ini sendiri sudah mencapai tahap pemeriksaan saksi atau meminta keterangan saksi baik dari Jaksa Penuntut Umum dan pihak kuasa hukum.

Dalam kasus ini, terdakwa John Kei didakwa pasal berlapis atas kasus pembunuhan dan penganiayaan.

Dakwaan pertama, yakni pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Ketiga, pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan terakhir pasal 2 ayat 1 UU darurat RI tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan senjata tajam.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini