Soal Pelarangan Mudik, Wagub DKI: Perjuangan Lawan Pandemi Mulai Membaik Jangan Dirusak

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Jum'at 23 April 2021 22:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 338 2399885 soal-pelarangan-mudik-wagub-dki-perjuangan-lawan-pandemi-mulai-membaik-jangan-dirusak-vcuBefJLfB.jpg Wagub DKI Ariza (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) meminta warga tak melakukan mudik di Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Dia mengatakan bahwa saat ini perjuangan melawan pandemi Covid-19 sudah mulai membaik sehingga jangan sampai kasus Covid-19 kembali melonjak.

"Saat ini kita sudah mendapatkan hasil yang baik terkait pandemi. Penyebaran menurun, angka kesembuhan meningkat serta angka kematian pun menurun. Jangan sampai karena mudik nanti terjadi sebaliknya," ujar Ariza di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (23/4/2021).

Ariza tak ingin perjuangan setahun lebih ini dirusak dengan mudik ke kampung halaman. Kata dia, bukan mudiknya yang tidak baik namun jangan sampai menyebarkan virus ke keluarga di kampung halaman.

"Mohon sayang, cinta kita kepada orangtua, nenek, sanak saudara jangan sampai karena kehadiran kita malah menyebarkan virus kepada keluarga yang kita cintai karena itu lebih sedih lagi," tuturnya.

Baca juga: Bagikan Video Pria Keramas Air Pam, Wagub DKI: Gunakan Fasilitas Umum Sesuai Fungsi, Malu Adalah Disiplin

Ia menilai, silahturahmi Lebaran bisa dilakukan secara virtual melalui media sosial tanpa mengurangi makna dan arti. "Mohon bersabar nanti ada kalanya jika pandemi Covid-19 benar-benar pergi kita dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta," kata politikus Gerindra itu.

Baca juga: Wagub DKI Ariza Berharap Menwa Jayakarta Jadi Solusi Problem Jakarta

Sebelumnya, pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 telah melakukan pengetatan mobilitas Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN). Pengetatan mobilitas sosial tertuang dalam addendum Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021.

Sementara itu, larangan mudik diberlakukan pada 6-17 Mei 2021. Sedangkan, dalam addendum itu mengatur pengetatan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April-5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei-24 Mei 2021).

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini