Pemprov DKI Kerja Sama dengan Pemkab Ngawi Terkait Resi Gudang Beras

Ari Sandita Murti, Sindonews · Minggu 25 April 2021 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 338 2400472 pemprov-dki-kerja-sama-dengan-pemkab-ngawi-terkait-resi-gudang-beras-bo6PeU53F8.jpg Anies dan Khofifah (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Pemprov DKI melalui PT Food Station Tjipinang Jaya melakukan kerja sama antardaerah bersama Pemkab Ngawi dengan penandatanganan perjanjian kesepakatan tentang sistem resi gudang guna pememuhan pangan antar daerah. Sistem resi gudang tersebut bisa menyimpan rata- rata 600 dengan target tahun 2021 sebanyak 1.000 ton beras.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, berbagai kerja sama yang dikerjakan sejak tahun 2018 ini merupakan kerja sama yang berkeadilan, baik bagi Pemprov DKI Jakarta maupun petani-petani di daerah. Ada sejumlah poin penting dilakukan kerja sama itu, salah satunya untuk pemenuhan kebutuhan pangan di Jakarta terpenuhi dengan baik.

"Kedua, para petani memiliki sistem kerja yang memungkinkan mereka meningkat kesejahteraannya sehingga petani kita tidak terus menjadi yang paling akhir menikmati nilai tambah dari kegiatan produksi beras," ujarnya saat menandatangi perjanjian kerja sama tersebut, Minggu (25/4/2021).

Baca Juga : Tandatangani MoU Kerja Sama Beras, Anies dan Khofifah Kompak Satu Mobil

Menurutnya, kerja sama antardaerah, khususnya dengan petani di daerah merupakan usaha warga Jakarta melalui Pemprov DKI membalas budi pada para petani yang telah menyediakan pangan bagi kebutuhan warga di perkotaan. Apalagi, Jakarta memiliki ketergantungan pada produk pertanian dari luar Jakarta.

"Dengan sistem-sistem yang diadopsi Food Station, seperti contract farming dan resi gudang ini merupakan usaha untuk memastikan petani bisa mendapatkan manfaat yang makin baik dan besar, sehingga lebih sejahtera. Ini bentuk ucapkan terima kasih, balas budi pada para petani yang," katanya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini