Ini Alasan Pemprov DKI Teken Kerjasama dengan Pemkab Ngawi

Ari Sandita Murti, Sindonews · Minggu 25 April 2021 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 338 2400473 ini-alasan-pemprov-dki-teken-kerjasama-dengan-pemkab-ngawi-gL6vrE2nbM.jpeg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat MoU (foto: MNC Portal)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BUMD, PT Food Station Tjipinang Jaya melakukan kerja sama antardaerah, bersama Pemkab Ngawi dengan penandatanganan perjanjian kesepakatan tentang sistem resi gudang guna pemenuhan pangan antar daerah. Sebabnya, kebutuhan pangan di Jakarta itu 99 persennya dipasok dari luar Jakarta.

Alhasil, Pemprov DKI memperluas cakupan kerja sama antardaerah guna mencukupi pasokan dan menyeimbangkan supply maupun demand. Dengan begitu, kelangkaan pun diantsipasi dan membuat harga pangan di Jakarta menjadi terjangkau.

Baca juga:  Tandatangani MoU Kerja Sama Beras, Anies dan Khofifah Kompak Satu Mobil

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, kerja sama itu bagian dari amanat konstitusi untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Adapun Jakarta sebagai kota penyumbang perekonomian terbesar memberikan manfaat bagi daerah lain, khususnya peningkatan kesejahteraan petani.

"Kerja sama ini memiliki dua dimensi yang berkeadilan. Satu sisi kita ingin kebutuhan pangan di Jakarta terpenuhi dan di sisi lain kita ingin menghadirkan keadilan sosial, khususnya untuk para petani daerah agar mereka mendapat manfaat lebih besar, mendapat peningkatan kesejahteraan, dan mendapat kepastian atas produk-produknya," ujarnya saat menandatangani perjanjian tersebut, Minggu (25/4/2021).

Baca juga:  Ditemani Khofifah, Anies Tandatangani MoU Kerja Sama Beras dengan Pemkab Ngawi

Menurutnya, peningkatan kesejahteraan petani dilakukan melalui poin-poin dalam kerja sama itu, salah satunya melalui sistem resi gudang. Dengan sistem resi gudang, membuat petani tak buru-buru menjual harga gabah mereka dengan harga rendah, melainkan dapat menyimpannya terlebih dahulu, meningkatkan kualitas sehingga harganya juga akan stabil.

Perjanjian kerja sama antardaerah itu ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan Bupati Ngawi, Ony Anwar, dan disaksikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, jajaran PT Food Station, Daya Tani Sembada, dan Kelompok Tani Sido Rukun di Balai Desa Geneng, Dusun Alas Pecah, Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi pada Minggu (25/4/2021).

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap, kerja sama tersebut bisa lebih diperluas di berbagai aspek. Sebabnya, kebutuhan pangan di beberapa daerah di Jawa Timur mengalami surplus dan para produsen mengalami kesulitan mengembangkan market.

"Kita mengucapkan terima kasih atas kerja sama ini yang akan memberikan manfaat pada peningkatan kesejahteraan, khususnya di Ngawi dan Jatim. Kami akan menjadi bagian penguatan kerja sama ini dan kami mohon agar kami bisa akses lebih banyak dan menghubungkan para gapoktan agar mereka mendapatkan market yang lebih besar, terutama di Jakarta," katanya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini