7 Juta Orang Masih Berencana Mudik, Polisi Terus Gencarkan Larangan Mudik

Carlos Roy Fajarta, · Senin 26 April 2021 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 338 2400934 7-juta-orang-masih-berencana-mudik-polisi-terus-gencarkan-larangan-mudik-o4RxBWawLk.jpg Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo. (Foto : Okezone)

JAKARTA - Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyebutkan, dari data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih ada sebanyak 7 juta orang di Indonesia yang berencana mudik.

Hal tersebut disampaikan Sambodo Purnomo Yogo usai melaksanakan ungkap kasus mobil mewah Porsche yang masuk ke jalur bus Transjakarta di Markas Ditlantas Polda Metro Jaya Pancoran Jakarta Selatan, Senin (26/4/2021).

"Kalau berdasarkan survei dari litbang Departemen Perhubungan memang masih ada sekitar 7 juta orang yang memang tetap akan melaksanakan mudik. Itulah sebabnya kami terus melancarkan atau mengampanyekan tentang larangan mudik ini," ujar Sambodo Purnomo Yogo.

Ia menyebutkan, larangan mudik yang dilakukan kepolisian dan pemerintah dimaksudkan guna menghindari kenaikan kasus penyebaran Covid-19 seperti yang terjadi di India.

"Kenapa kemudian pemerintah melarang mudik? Supaya paling tidak jangan sampai negara kita seperti India. Ada gelombang tsunami Covid-19 yang tidak tertahan, sehingga kemudian grafik pengendalian Covid yang sudah melandai ini, sudah baik ini, kemudian meningkat kembali dengan adanya masyarakat yang melaksanakan mudik," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Korlantas Polri telah menyiapkan 333 titik penyekatan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Penyekatan akan dilakukan sejak 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021.

Baca Juga : Larangan Mudik, Polri Tutup Tol Layang MBZ Mulai 6-17 Mei 2021

"Ada 333 titik pos penyekatan. Ini kami tambahan dari hasil evaluasi pada tahun lalu (2020), yaitu 146 titik. Penambahan ini termasuk di jalur-jalur tikus," ujar Kakorlantas Polri Irjen Istiono pada 15 April 2021.

Baca Juga : Polda Metro Terapkan Penyekatan Larangan Mudik pada 6 Mei, Berikut Lokasinya

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini