Share

2 WN India Lolos Tanpa Karantina Covid-19

Carlos Roy Fajarta, · Selasa 27 April 2021 16:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 338 2401661 2-wn-india-lolos-tanpa-karantina-covid-19-l96rJAU5CO.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Foto : Sindonews)

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebutkan ada dua WNA India yang sudah melewati prosedur karantina Covid-19, saat tiba di Bandar Udara International Soekarno Hatta.

"Ada dua lagi WNA India yang lolos karantina seperti yang dilakukan WNI berinisial JD. Nanti akan saya sampaikan perkembangan selanjutnya modus operandinya seperti apa sehingga bisa lolos prosedur ketentuan pemerintah karantina. India itu minimal karantina 14 hari, negara lainnya 5 hari. Di India sudah cukup tinggi, jangan sampai ada varian baru Covid-19," ujar Yusri Yunus, Selasa (27/4/2021) di Mapolda Metro Jaya.

Baca juga:  Polisi Selidiki Modus "Loloskan" Pendatang dari Karantina Covid-19

Yusri Yunus mengungkapkan, modus meloloskan prosedur karantina Covid-19 bagi WNA dan WNI yang tiba di Bandara Soekarno Hatta diduga sudah terjadi cukup lama dan bukan kali ini saja.

"Tim penyidik melakukan pengejaran terhadap 2 WNA India yang sudah lolos tetapi dengan orang pengatur berbeda. Tapi modusnya mirip," jelas Yusri Yunus.

 Baca juga: Imigrasi Bandara Soetta Bantah Pegawainya Loloskan Pendatang dari Karantina Covid-19

Sebagaimana diketahui, Polda Metro Jaya dan stakeholder terkait sedang memperketat pengawasan terhadap kedatangan WNA dan WNI khususnya dari India yang angka kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya.

Sebanyak 153 WNA India harus dikarantina selama 14 hari di Hotel Holiday Inn Gajah Mada Jakarta Barat sejak Sabtu (24/4/2021) lalu untuk mencegah penularan virus Corona Covid-19 dan mutasi virus barunya.

Dalam kasus jasa meloloskan prosedur karantina Covid-19 seorang WNI asal India berinisial JD yang tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Minggu (25/4/2021) pukul 19.30 WIB, dua oknum petugas Bandara Soekarno Hatta yakni S dan RW menawarkan jasa tanpa harus karantina kepada JD. JD dikenai biaya sebesar Rp 6,5 juta.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini