Share

2 Oknum Petugas Bandara Soetta yang Loloskan WN India Belum Jadi Tersangka

Carlos Roy Fajarta, · Selasa 27 April 2021 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 338 2401689 2-oknum-petugas-bandara-soetta-yang-loloskan-wn-india-belum-jadi-tersangka-IoRUfIP10C.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan dua oknum yang mengaku sebagai petugas protokol kesehatan dan melayani jasa melewati prosedur karantina Covid-19 bagi WNA dan WNI asal luar negeri saat tiba di Bandar Udara International Soekarno Hatta belum ditetapkan sebagai tersangka dan belum ditahan.

"S dan RW ditetapkan tersangka kita harus lakukan gelar perkara, sekarang belum tersangka. Jadi mereka sekarang statusnya masih dalam pemeriksaan kepolisian belum ditahan (dalam sel)," ujar Yusri Yunus, Selasa (27/4/2021) di Mapolda Metro Jaya.

Yusri Yunus mengungkapkan modus meloloskan prosedur karantina Covid-19 bagi WNA dan WNI yang tiba di Bandara Soekarno Hatta diduga sudah terjadi cukup lama dan bukan kali ini saja.

"Tim penyidik melakukan pengejaran terhadap 2 WNA India yang sudah lolos tetapi dengan orang pengatur berbeda. Tapi modusnya mirip," jelas Yusri Yunus.

Sebagaimana diketahui, Polda Metro Jaya dan stakeholder terkait sedang memperketat pengawasan terhadap kedatangan WNA dan WNI khususnya dari India yang angka kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya.

Baca Juga : 2 WN India Lolos Tanpa Karantina Covid-19

Sebanyak 153 WNA India harus dikarantina selama 14 hari di Hotel Holiday Inn Gajah Mada Jakarta Barat sejak Sabtu (24/4/2021) lalu untuk mencegah penularan virus Corona Covid-19 dan mutasi virus barunya.

Dalam kasus jasa meloloskan prosedur karantina Covid-19 seorang WNI asal India berinisial JD yang tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Minggu 25 April 2021 pukul 19.30 WIB, dua oknum petugas Bandara Soekarno Hatta yakni S dan RW menawarkan jasa tanpa harus karantina kepada JD. JD dikenai biaya sebesar Rp6,5 juta.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini