Berkas Belum Lengkap, Sidang John Kei Ditunda Besok

Dimas Choirul, MNC Media · Rabu 28 April 2021 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 338 2402191 berkas-belum-lengkap-sidang-john-kei-ditunda-besok-v1WnCQt6li.jpg John Kei (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat menunda sidang lanjutan kasus penganiayaan berujung pembunuhan oleh terdakwa John Kei Cs yang rencananya diselenggarakan pada hari ini. Alasan sidang ditunda lantaran belum terpenuhinya syarat administasi para saksi ahli dan terdakwa.

"Untuk itu, sidang ditunda besok Kamis, 29 April 2021 pukul 09.00 WIB," kata Hakim Ketua Yulisar di Ruang Sidang Utama PN Jakarta Barat, Rabu (28/4/2021).

Baca Juga:  Putri John Kei Bantah Ada Papan Daftar Target Pembunuhan Nus Kei

Sementara itu, Kuasa Hukum John Kei Cs Anton Sudanto mengakui ketidaktelitian timnya dalam gelaran sidang hari ini. Ia juga tidak mempermasalahkan sidang ditunda besok.

"Surat tugas beliau (saksi ahli yang dihadirkan) untuk memberikan keterangan itu sudah siap, hanya dibawa oleh stafnya. Jadi hanya administrasi saja," kata Anton kepada wartawan, Rabu.

Diketahui, agenda sidang besok yakni pemeriksaan terhadap saksi ahli dan delapan terdakwa. Hakim Ketua Yulisar mengatakan, jadwal sidang lanjutan kasus John Kei Cs bakal diganti setiap hari Senin dan Kamis mulai pekan depan.

"Seminggu dua kali dilakukan di hari Senin dan Kamis mulai minggu depan," ujar Hakim.

Baca Juga:  Sidang John Kei, Kuasa Hukum Sebut Jaksa Salah Hadirkan Saksi ke Persidangan

Seperti diberitakan, dalam kasus ini, terdakwa John Kei didakwa pasal berlapis atas kasus pembunuhan dan penganiayaan. John Kei terancam pidana Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) juncto Pasal 55 Ayat (2) KUHP tentang pembunuhan berencana.

Dakwaan kedua, Pasal 338 KUHP junto Pasal 55 Ayat (1) juncto Pasal 55 Ayat (2) KUHP tentang pembunuhan. Dakwaan ketiga, Pasal 170 Ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP tentang pengeroyokan menyebabkan korban meninggal dunia.

Keempat, Pasal 351 Ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) juncto Pasal 55 Ayat (2) KUHP tentang penganiayaan. Kelima, Pasal 2 Ayat (1) UU darurat RI 1951 juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP tentang kepemilikan senjata api dan senjata tajam.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini