Lurah Petamburan Pilih Bungkam soal Penggeledahan Eks Markas FPI

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Rabu 28 April 2021 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 338 2402196 lurah-petamburan-pilih-bungkam-soal-penggeledahan-eks-markas-fpi-EGM61B17Dv.JPG Eks Markas FPI disegel (Foto: MPI/Refi)

JAKARTA - Lurah Petamburan Jakarta Pusat, Setyanto memilih bungkam perihal penggeledahan eks Markas FPI di Jalan Petamburan III tersebut.

Adapun penggeledahan tersebut terkait ditangkapnya mantan Sekretaris Umum FPI, Munarman dikediamannya Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/4/2021).

"Saya nggak ini, nggak bisa komentar soal itu," tutur Setyanto kepada wartawan, Rabu (28/4/2021).

Setyanto mengaku tidak mengetahui perihal itu. Dirinya juga mengaku takut ada apa-apa terkait itu, Sebab RT/RW di wilayah tersebut juga tidak memberi laporan kepadanya.

"Saya takut bikin kesalahan lagi, nggak ada maaf ya," terangnya.

Setyanto memastikan bahwa tidak ada lagi aktivitas dari organisasi FPI di eks Markas tersebut.

"Tidak ada kegiatan apa-apa," Pungkasnya.

Berdasarkan pantauan jurnalis MNC Portal di lokasi di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, Rabu (28/4/2021), sekitar pukul 14.00 WIB kantor eks markas FPI tersebut nampak sepi. Terlihat pagar dan juga pintu eks markas FPI tersebut dipasangi garis polisi.

Tidak terlihat penjagaan khusus dari aparat keamanan TNI-Polri. Selain itu, warga sekitar tidak ada yang menjaga eks markas tersebut.

Terlihat aktivitas warga berjalan normal. Pagar dan juga pintu nampak tergembok.

Sebagaimana diketahui, pada Selasa (27/4/2021) malam, Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan penangkapan Munarman terkait pengembangan kasus terorisme yang sebelumnya.

Munarman ditangkap terkait baiat di UIN Jakarta, Makassar, dan Medan beberapa waktu lalu. Baiat di Makassar dikatakan Ahmad Ramadhan berkaitan dengan jaringan teroris ISIS.

Tim Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri menangkap Munarman di kediamannya, Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/4/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.

Sementara itu, dalam penggeledahan di eks markas FPI pihak kepolisian mengamankan botol plastik berisikan cairan triaseton triperoksida (TATP) yang termasuk golongan bahan peledak.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini