Bikin Kerumunan, Babi di Depok Akhirnya Dieksekusi

Erfan Maaruf, iNews · Rabu 28 April 2021 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 338 2402325 bikin-kerumunan-babi-di-depok-akhirnya-dieksekusi-SUQBTfXAjs.jpg Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Warga Sawangan Depok RT 002, RW 004, Kelurahan Bedahan dihebohkan dengan temuan seekor hewan babi yang disebut sebagai babi ngepet. Meski banyak yang meyakini babi tersebut merupakan hewan jilmaan, tidak ada hal yang aneh dengan babi tersebut.

Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Tobing mengatakan, setelah menerima informasi masyarakat adanya penangkapan babi ngepet, pihaknya melakukan pengecekan. Saat pengecekan polisi memastikan babi tersebut merupakan jenis babi hutan.

"Kalau dari jenisnya memang babi hutan, apakah ini hewan peliharaan atau bukan ya faktanya kita belum dapatkan," kata Rio saat dihubungi MNC Portal, Selasa (27/4/2021).

Meski masih belum dapat mamastikan apakah babi tersebut berasal dari hutan, namun dia menyebut, Sawangan merupakan wilayah yang berdekatan dengan Parung, Bogor wilayah yang masih memiliki lahan hutan.

Baca Juga: Warga Sawangan Depok Geger, Tangkap Babi Hitam di Tengah Malam

"Kita masih dalami apakah daerah situ ada peterakan babi atau tidak kita masih dalami," jelasnya.

Fakta lain Rio menyebut, bahwa ukuran babi tersebut masih kecil yang diperkirakan merupakan anak babi. Meski belum dapat dipastikan, dugaan sementara anak babi tertinggal induknya dan tersensat hingga ke lokasi tersebut.

"Saat ditemukannya babi itu kasih kecil seperti anak babi. Saat dieksekusi babi itu ukuran ya kecil dan dalam keadaan sehat," jelasnya.

Sementara itu, Rio menyebut tidak mengetahui dari mana berita babi tersebut merupakan babi ngepet. Pihaknya hanya fokus melakukan pembubaran kerumunan yang diakibatkan oleh isu babi ngepet tersebut.

"Karena ada kerumunan masyarakat menyaksikan babi tersebut akhirnya kami bermufakat diambil keputusan babi itu dieksekusi kemarin siang," pungkasnya.

(kha)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini