Ganjil-Genap Diberlakukan di Bogor Akhir Pekan Ini

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 30 April 2021 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 338 2403533 ganjil-genap-diberlakukan-di-bogor-akhir-pekan-ini-GwNdNtcuT5.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

BOGOR - Polresta Bogor Kota akan kembali memberlakukan ganjil-genap kendaraan di lingkar Kebun Raya Bogor atau di ruas jalan Sistem Satu Arah (SSA) pada Sabtu dan Minggu besok. Hal itu guna membatasi mobilitas masyarakat antar kecamatan menjelang berbuka puasa.

"Pembatasan mobilitas antar kecamatan di SSA kita rencanakan ganjil-genap pada Sabtu dan Minggu besok," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo, Jumat (30/4/2021).

Susatyo menambahkan, ganjil genap hanya diberlakukan dua jam mulai pukul 15.30 WIB sampai pukul 17.30 WIB. Bagi kendaraan yang pelat nomor tidak sesuai tanggal akan diputar balik.

"Hanya dua jam. Karena tingkat mobilitas masyarakat di waktu itu tinggi. Ini menjadi bagian dari Crowd Free Road. Pembatasan ini tidak total hanya membatasi kerumunan masyarakat saja dua jam," ujarnya.

Sejauh ini, pihaknya menilai SSA selalu padat ketika akhir pekan. Karena itu, perlu dilakukan pembatasan dengan ganjil-genap, meski tidak lama.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Naik, Pemkot Bogor Kembali Terapkan Ganjil-Genap?

"Kami menganalisis kalau Senin sampai Jumat rata-rata kemacetan, kerumunan karena orang pulang kerja. Kalau Sabtu Minggu itu nanti kami kurangi buka bersama dan sebagainya supaya mobilitas hanya di tingkat kecamatan saja. Kalau Warga Bogor Timur ya buka di timur, jadi tidak cross," ucap Susatyo.

Di sisi lain, pihaknya juga akan mengantisipasi kemacetan di ruas jalan lainnya dari kendaraan yang terjaring ganjil genap. Sedangkan, mulai tanggal 6-17 Mei diberlakukan penyekatan di batas Kota Bogor.

"Nanti semua akan mengantisipasi buangan dari SSA kita sosialisasikan hari ini dan besok. Sabtu Minggu kita mulai membatasi cross antar kecamatan karena sentral di SSA. Sehingga tidak menumpuk di satu titik."

"Untuk Minggu tanggal 6-17 Mei ada penyekatan di batas kota. Menjelang itu kita akan mulai mobilitas antar kecamatan dengan ganjil-genap ini," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini