Diusir Warga soal Babi Ngepet, Netizen Tolak Kehadiran Ibu Wati di Wilayahnya

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 30 April 2021 20:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 338 2403715 diusir-warga-soal-babi-ngepet-netizen-tolak-kehadiran-ibu-wati-di-wilayahnya-muqpM4SXlJ.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA - Ibu Wati menjadi topik panas di media sosial setelah video tuduhan terhadap tetangganya soal babi ngepet tersebar luas. Meski sudah minta maaf, ia tetap mendapat sentimen buruk dari masyarakat.

(Baca juga: Emak-Emak yang Tuduh Tetangganya Punya Babi Ngepet Minta Maaf)

Terakhir, Wati diminta tetangganya untuk pindah dari lingkungannya itu. Hal ini diberitakan oleh salah satu media dan diunggah ke kanal Twitter. Seorang warganet, mengumpulkan potongan gambar yang berisikan komentar lucu pada unggahan berita itu.

“Depok arc babak dua,” unggah Dante lewat akun @skipberat dikutip Jumat (30/4/2021).

Dante menyertakan 4 buah gambar pada unggahannya. Gambar pertama berisikan potongan berita Wati dari sebuah media. Kemudian disusul oleh 3 gambar yang berisikan komentar warganet, menolak kehadiran Wati di daerah mereka masing-masing.

Pada gambar lainnya, Terlihat sebuah akun dengan nama @vivitts mengawali perang debat oper-mengoper kepindahan Wati. Ia menanyakan kepada warga Bekasi, mengenai kemungkinan pindahnya Wati ke daerah mereka.

“Barangkali warga Bekasi ada yang mau menerima si ibu,” ujar @Vivitts mengawali.

“Hadaaaah Bekasi nolak emak-emak kagak danta begini, Tangerang lebih cocok buat si ibu,” balas @boonaku.

Lebih lanjut, nampak warga Tangerang dan Bandung turut ditawari untuk menampung Wati. Dua orang warganet mewakilki warga kedua daerah itu, menolak secara halus dan menawarkannya lagi ke daerah lain.

(Baca juga: Ibu Viral Komen 'Warga Nganggur tapi Uang Banyak' Diusir Warga, Maaf Dianggap Tak Tulus)

Ketika sampai di Semarang, pemilik akun @azzjasmine hanya melakukan penolakan terhadap kepindahan Wati. Ia tidak melanjutnya dengan menawarkan Wati ke daerah lainnya.

“Maaf warga Semarang menutup diri dari emak-emak minim literasi tapi banyak dengki begini,” balas akun @Azzjasmine.

Hampir berhenti di Semarang, tiba-tiba muncul akun @adesupriada3393 yang menimpali tweet itu. Ia dengan semangat, kembali menawarkan Wati ke daerah lainnya.

“Gak di lempar lagi nih… Coba mungkin Surabaya bisa menampung?,” timpal akun @adesupriadi3393.

Gelombang penolakan warganet terhadap kepindahan Wati terus berlanjut. Mulai dari Surabaya, Jogjakarta hingga Solo, dengan tegas menolak kepindahan Wati ke daerah mereka.

Setelah sampai ke Magelang, Pemilik akun @fachrie_prsj coba menawarkan Wati ke luar pulau Jawa. Ia memulainya, dengan menawarkan Wati untuk diterima oleh masyarakat Bali.

“Maaf Magelang tidak berniat menambah penduduk, lebih baik kasih saja keluar pulau Jawa. Bali silahkan ambil,” ujar akun @fachrie_prsj.

Bali yang ditawari untuk menampung Wati menunjukan respon yang sama dengan daerah lainnya. Salah seorang warganet asal Bali menolak ide itu dan kembali menawarkannya kepada daerah lain.

“Maaf Bali menolak, merusak kerukunan disini. Pulau Madura mungkin bersedia, silahkan ditampung,” balas akun @bumbuibun.

“Maaf pulau Madura menolak ibu ini. Kirim neraka aja, mereka terima penghuni baru setiap harinya,” tulis akn @alpokatmentega.

Perdebatan dan aksi oper-mengoper kepindahan Wati tak usai. Beragam daerah telah ditawari, namun menunjukan respon yang tergolong sama. Mereka menolak Wati setelah ucapan jahat yang ia berikan kepada tetangganya.

Tweet Dante ini menjadi viral dan telah disukai sebanyak 8 ribu-an kali di kanal Twitter. Telah diretweet sekitar 2 ribu-an kali dan mendapat sebanyak 166 komentar dari warganet.

(Timothy Putra Noya)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini