Komentari Babi Ngepet di Depok, Ridwan Kamil Singgung Merebaknya Hoaks dan Tetangga Julid

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 30 April 2021 23:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 338 2403761 komentari-babi-ngepet-di-depok-ridwan-kamil-singgung-merebaknya-hoaks-dan-tetangga-julid-EdHBG5d9Qq.jpg Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Ist)

BOGOR - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melalui akun Instagram pribadnya @ridwankamil ikut mengomentari perihal kabar bohong babi ngepet yang terjadi di wilayah Depok. Ada dua poin yang menjadi keprihatinannya terkait kejadian tersebut.

Dalam unggahannya, yang pertama Ridwan Kamil menyayangkan masih ada masyarakat yang percaya dengan sesuatu yang irasional seperti babi ngepet. Mirisnya, kabar bohong itu dibuat oleh tokoh masyarakat setempat.

"1. Masih banyak masyarakat yang mudah percaya hoaks. Apalagi pembuat hoaksnya adalah tokoh masyarakat setempat. Karena akal sehat dan rasionalitas sering dikalahkan oleh hal-hal irasional," tulis Ridwan Kamil.

Kemudian, pria yang akrab disapa Kang Emil itu pun juga menyinggung orang yang menuduh tetangganya sebagai jelmaan babi ngepet haya karena jarang keluar rumah tetapi mempunyai banyak uang. Padahal, di jaman saat ini banyak pekerjaan yang bisa dikerjakan dari rumah seperti jual beli online.

"2. Tetangga julid. Sudah mah irasional juga hobi ngomporin menyiram bensin ke api. Menuduh jika tetangga kaya tapi jarang ke luar rumah artinya duitnya tidak halal. Padahal hari ini jual beli online bisa dari rumah, jadi konsultan konten marketing, grafis bahkan dulu saya arsitek, di awal2 pernah kerja di rumah selama 2 tahun, mengerjakan pekerjaan dari luar negeri," sambung tulisannya.

Dalam akhir tulisannya, Kang Emil berharap agar masyarakat tidak mudah percaya dan dijauhkan dengan sesuatu yang irasional seperti hoaks babi ngepet di Depok.

"Mudah2an anak cucu kita yaitu generasi z dan genarasi Alpha jauh dari hal-hal begini. Amin," tutupnya.

Unggahan Kang Emil dalam Instargramnya itu pun mengundang berbagai komentar netizen. Tak ayal, tulisanya telah disukai lebih dari 170 ribu orang dengan ribuan komentar.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini