Nekat Pulang Kampung, Para Pemudik Tak Kuasa Menahan Rindu

MNC Portal, · Minggu 02 Mei 2021 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 02 338 2404372 nekat-pulang-kampung-para-pemudik-tak-kuasa-menahan-rindu-vJp1y8JPdc.jpg Pemudik (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA - Pemerintah telah membuat aturan larangan mudik mulai 6 Mei 2021. Namun, masih terdapat pemudik yang nekat ingin curi start melakukan perjalanan menuju kampung halamannya.

Salah satu penumpang, Leonardo (32) mengaku nekat melakukan mudik meskipun mengetahui adanya larangan mudik. "Kampung saya, keluarga saya. Terakhir ketemu orangtua 2018. Mumpung agak mereda, walau pandemi masih ada, ya bismillah nekat," kata Leonardo penumpang armada bus tujuan Pagar Alam, sumatera selatan Minggu (2/5/2021).

Baca Juga:  18,9 Juta Masyarakat Masih Ingin Tetap Mudik, Tujuan Tertinggi ke Jateng

Tak kuasa menahan rindu bertemu keluarga menjadi alasan Leo nekat pulang kampung. Ia pun menganggap larangan mudik yang diterapkan tumpang tindih. 

"Pertama kangen, udah lama juga. Kedua pemerintah gak konsisten. Satu sisi kita dilarang mudik, tapi satu sisi lain kalangan tertentu dia buka akses. Bagi kita gak adil. Jadi, bismillah dengan kesadaran prokes," tuturnya.

Pemudik

Leonardo akan melakukan perjalanan bersama istrinya. Untuk perjalanan kembali, nantinya dia akan menunggu ketika larangan mudik telah selesai.

"Saya ke sini mau mudik ke kampung halaman Pagar Alam, Sumatera Selatan, dengan istri. Udah ngajuin cuti lebih dini. Mau gak mau ketahan dulu lama di kampung halaman, lewati dulu masa larangan mudik. Pastinya, sampai tanggal 17 kita masih di kampung halaman," ujarnya.

Baca Juga:  Parkir di Lahan Kosong, 5 Bus Terciduk Satpol PP Hendak Angkut Pemudik

Penumpang mudik nekat lain, Restu juga mengaku bahwa ia nekat mudik lantaran sudah lama tidak menemui ibu kandungnya. "Keberanian saya, ya karena mau menemui ibu aja. Sudah lama tidak ketemu," kata Restu penumpang tujuan Lampung.

Meskipun sudah mengambil jatah cuti duluan, ia mengaku terpaksa meninggalkan pekerjaanya kelak hal ini lantaran ia baru bisa pulang setelah larangan mudik usai. "Iya ditinggalkan dulu, sampai selesai larangan mudik," tutupnya.

(Rep: Jonathan Simanjuntak) 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini