Pengurus Masjid Usir Jamaah karena Pakai Masker, Keduanya Sepakat Damai

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Senin 03 Mei 2021 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 338 2404614 pengurus-masjid-usir-jamah-karena-tak-pakai-masker-keduanya-sepakat-damai-ewoEHCogmq.jpg Pengurus masjid dan jamaah yang diusir sepakat damai. (Foto : Ist)

BEKASI – Polsek Medan Satria membenarkan peristiwa pengurus masjid mengusir jamaah yang memakai masker saat hendak salat viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Masjid Al Amanah Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, pada Selasa 27 April 2021. Petugas sudah menegur keras pengurus masjid tersebut.

”Iya benar kejadian video viral itu, sudah kita sering ingatkan dan tegur keras itu,” kata Kepala Kepolisan Sektor Medan Satria, Kompol Agus Rohmat, Senin (3/5).

Menurut dia, pengurus mesjid itu bernama Ustad Abdurohman sudah sering ditegur, bahkan pihaknya kerap memberikan masker, dan disinfektan.

”Waktu itu sudah ada perubahan, kemarin ada kejadian ini saya kaget juga, dan pada saat itu saya langsung tegur dan saya mediasi kedua belah pihak,” ungkapnya.

Agus menegaskan kejadian ini diharapkan menjadi yang terakhir. Pengurus masjid tidak boleh melarang jamaah memakai masker, bahkan harus mewajibkannya karena situasi pandemi corona.

Baca Juga : Kronologi Pria Diusir Masjid di Bekasi karena Pakai Masker

Tak hanya memakai masker, akan tetapi juga penerapan protokol kesehatan lainnya seperti mencuci tangan, mengecek suhu tubuh dan penyemprotan cairan disinfektan.

Untuk itu, kepolisian buat kesepakatan bersama, pengurus masjid tidak boleh melarang lagi jamaah pakai masker. Jika ini dilanggar tentu ada konsekuensi hukumnya. Untuk diketahui, Roni Oktavianto ingin melaksanakan ibadah shalat diusir karena mengunakan masker berakhir damai sampai saling meminta maaf.

Kesepakatan yang dicapai kedua belah pihak yakni sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai dan musyawarah, pihak DKM tidak akan melakukan pelarangan lagi dalam penggunaan masker di Masjid Al Amanah, dibuatkan surat kesepakatan bersama yang ditandatangani kedua belah pihak.

Sementara Roni Octavianto dalam mediasi tersebut menjelaskan dirinya mendapatkan perlakuan tidak mengenakan dan membuat dirinya tersinggung karena diusir lantaran menggunakan masker ke dalam masjid. Atas perlakuan ini, dia melaporkan aduan ke kepolisian dengan harapan agar pihak DKM Masjid lebih memperhatikan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini