Terminal Kalideres Bakal Buka Layanan Bus AKAP saat Larangan Mudik, Kok Bisa?

Dimas Choirul, MNC Media · Senin 03 Mei 2021 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 338 2404839 terminal-kalideres-bakal-buka-layanan-bus-akap-saat-larangan-mudik-kok-bisa-HF35zUzWnb.jpg Terminal Kalideres. (Foto: Arif Julianto/Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen menyatakan, layanan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kalideres rencananya akan tetap beroperasi pada 6-17 Mei 2021 atau saat pengetatan larangan mudik.

Hal itu menyusul surat ketetapan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub dan Kadishub DKI.

"Iya secara lisan sudah ada omongan soal rencana dibukanya layanan AKAP Terminal Kalideres saat pelarangan mudik," kata Revi saat dihubungi, Senin (3/5/2021).

Baca juga: 1.500 Pekerja Migran Mudik ke Jatim, 4 di Antaranya Positif Covid-19

Sebelumnya, layanan AKAP di Terminal Kalideres dinyatakan akan ditutup, menyusul adanya larangan mudik pada tanggal 6-17 Mei 2021 yang ditetapkan Pemerintah.  

Sebab saat itu, lanjut dia, satu-satunya layanan AKAP di Jabodetabek yang diperbolehkan beroperasi adalah di Terminal Pulogebang. 

Suasana Terminal Kalideres Jelang Larangan Mudik

"Karena Terminal AKAP di Jabodetabek banyak, makanya kalau di Pulogebang mungkin terlalu jauh ya lokasi, makanya untuk di wilayah Barat diminta Terminal Kalideres untuk tetap dibuka," ungkap Revi. 

Baca juga: Santri di Jombang Ramai Pulang Kampung Naik Kereta Api Jelang Larangan Mudik

Karena itu untuk memastikan pelayanan bus AKAP jadi beroperasi saat mudik, Revi mengatakan pihaknya bakal menunggu surat ketetapan dari BPTJ dan Kepala Dinas Perhubungan. "Kita masih menunggu," ujarnya.

Kendati demikian, tak sembarang orang dapat mengakses layanan AKAP di Terminal Kalideres saat periode larangan mudik. Revi merinci hanya orang yang memiliki kepentingan mendesak atau perjalanan nonmudik yang dizinkan, seperti perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan keluarga meninggal atau ibu hamil yang didampingi satu orang keluarga.

"Mereka harus memenuhi syarat itu," katanya.

Sementara itu, terminal yang ditutup selama masa larangan mudik 6-17 Mei 2021, mencakup terminal yang dikelola BPTJ maupun pemerintah daerah. Adapun terminal yang berada di bawah BPTJ meliputi Terminal Jatijajar Depok, Baranangsiang (Bogor), Poris Plawad (Tangerang), dan Terminal Pondok Cabe (Tangerang Selatan).

Sedangkan, milik pemerintah daerah terdiri dari Terminal Kampung Rambutan dan Tanjung Priok yang berada di bawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta. Kemudian, Terminal Bekasi di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Bekasi. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini