Terungkap! Ini Percakapan Habib Rizieq dengan Munarman saat HRS Baru Tiba di Indonesia

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 03 Mei 2021 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 338 2404860 terungkap-ini-percakapan-habib-rizieq-dengan-munarman-saat-hrs-baru-tiba-di-indonesia-DFwoT0G4Bf.jpg Habib Rizieq saat mengikuti sidang kasus kerumunan, di PN Jaktim. (Foto: M Refi Sandi)

JAKARTA - Eks Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab kembali mengikuti sidang lanjutan kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. Dia lantas membeberkan isi percakapannya dengan Munarman, saat dirinya tiba di Indonesia pada 10 November 2020.  

Diketahui saat itu Habib Rizieq baru saja pulang dari Arab Saudi. Dia tiba di Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Saat keluar pintu pesawat, dirinya disambut Munarman serta keluarganya.  

Habib Rizieq menanyakan perihal paspor miliknya yang diambil petugas bandara di dalam pesawat. "Munarman bilang, Habib tenang nanti kami komunikasikan. Selama paspor ada di tangan petugas aman," tutur Rizieq di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/5/2021).  

Baca juga; Tangis Ketua Panitia Maulid Nabi Tak Terbendung saat Sungkem ke Habib Rizieq

Lebih lanjut, eks pentolan FPI itu menanyakan soal koper yang ada di bagasi pesawat ke Munarman. Habib Rizieq bercerita tidak bisa mengambil barang bawaannya karena ramainya massa simpatisan di bandara saat kedatangannya.  

"Munarman berkata, Habib tenang enggak usah pikirin bagasi,  sudah ada yang urus," sambungnya. 

Sementara itu, Habib Rizieq bercerita bahwa dalam perjalanan menuju Petamburan, Jakarta Pusat, dirinya terjebak kemacetan karena ramainya simpatisan, selama 6 jam. 

"Saya mengalami kelelahan yang luar biasa akibat sambutan simpatisan dan masyarakat,” ucapnya. 

Baca juga: Bersaksi di Persidangan, Ketua Panitia: Maulid untuk Hilangkan Rasa Rindu Kami ke Habib Rizieq

Selanjutnya, Habib Rizieq mengatakan dokumen imigrasinya baru diterimanya pada (17/11/2020) atau sepekan setelah kedatangannya di Indonesia. Sementara itu, bagasi memerlukan waktu lebih lama dan bertahap.  

Habib Rizieq menuturkan setelah mendapatkan berkas, barulah dirinya melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Dirinya meminta bantuan tim dokter Mer-C untuk menjalani isolasi.  

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini