Penumpang Menumpuk di Stasiun Palmerah Imbas KRL Tak Berhenti di Tanah Abang

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 03 Mei 2021 19:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 338 2405000 penumpang-menumpuk-di-stasiun-palmerah-imbas-krl-tak-berhenti-di-tanah-abang-q0B4BsFxQJ.jpg KRL (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepadatan penumpang KRL Commuter Line tidak terhindarkan di Stasiun Palmerah, Jalan Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (3/5/2021). Hal ini disebabkan karena Stasiun Tanah Abang tidak melayani naik-turun penumpang mulai pukul 15.00-19.00 WIB.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, penumpang nampak memadati Stasiun Palmerah. Di sana, petugas memberikan imbauan agar pengguna jasa dapat menjaga jarak serta mengikuti marka atau penanda yang telah dibuat di stasiun.

Baca Juga:  KRL Tak Berhenti di Stasiun Tanah Abang, Anies Siapkan Bus TransJakarta untuk Angkut Penumpang

Sementara itu, PT KCI juga nampak merubah jalur masuk menuju peron. Tidak seperti biasanya, penumpang harus memutar terlebih dahulu untuk bisa masuk ke areal peron tersebut. Tali pembatas dibentangkan agar pengguna jasa tidak langsung memotong jalur.

VP Corporate Secretary PT KCI, Anne Purba, mengatakan hingga pukul 16.00 WIB terjadi kenaikan penumpang sebesar 45 persen di Stasiun Palmerah. "Sampai jam 16.00 ya, itu terjadi kenaikan 45 persen di Palmerah. Jadi biasanya sampai jam 16.00 kami melayani 2.500 sampai 3.500 penumpang. Hari ini sudah mencapai 5.500 penumpang," katanya saat ditemui di lokasi.

Menurut Anne, kepadatan tidak bisa dihindarkan lantaran Stasiun Tanah Abang tidak melayani naik-turun penumpang sejak hari ini, mulai pukul 15.00-19.00 WIB. Akibatnya, penumpang tujuan Serpong, Parung Panjang, dan Rangkasbitung menumpuk di Stasiun Palmerah.

"Jadi kami lihat karena rekayasa pola operasi khususnya kereta dari dan tujuan Rangkas, Parung Panjang, Serpong, mulai jam 15.00 itu kan melalui Palmerah saja, sehingga ini mungkin menjadi pemicu untuk meningkatnya penumpang di Stasiun Palmerah ini," ungkap Anne.

Baca Juga:  Gegara Pohon Tumbang, KRL Jurusan Tanah Abang - Sudimara Terganggu

Anne mengatakan, pihaknya sudah memprediksi di Stasiun Palmerah akan terjadi kepadatan imbas dari rekayasa pola operasi di Stasiun Tanah Abang. Karena itulah, pihak PT KCI menebalkan petugas di lokasi untuk mendisiplinkan penumpang khususnya terkait jaga jarak.

"Kami sudah prediksi itu sehingga kami melakukan penebalan petugas kemudian kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap mematuhi marka-marka di stasiun. Kalau masker kami yakin masyarakat sudah menggunakan kalau masuk stasiun, yang penting bagaimana kita bisa jaga jarak maupun di KRL," pungkas Anne.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini