Cegah Kerumunan, Satgas Covid-19 Awasi Pusat Perbelanjaan hingga Pasar

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 04 Mei 2021 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 338 2405037 cegah-kerumunan-satgas-covid-19-awasi-pusat-perbelanjaan-hingga-pasar-PCzXntlm3t.jpg Wali Kota Bogor, Bima Arya (foto: Okezone.com)

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama TNI-Polri akan mengawasi pusat perbelanjaan, dan pasar tradisional untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan pengunjung menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Kami akan berkoordinasi dengan pak Kapolres pak Dandim mengantisipasi kerumunan di mall dan di pasar," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

 Baca juga: Curhat Pedagang Tanah Abang, dari 7 Toko Tinggal Buka 2 Dampak Covid-19

Bima menyebut, animo masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri sangat tinggi terlihat pada akhir pekan kemarin. Sehingga, pihaknya akan memantau bersama TNI-Polri agar tidak terjadi kerumunan pengunjung.

"Kemarin pak Kapolres mengambil tindakan tegas. Kami dukung penuh untuk mencegah kerumunan," ucap Bima.

Baca juga:  670 Personel Gabungan Dikerahkan Antisipasi Kerumunan di Pasar Tanah Abang

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo mengatakan, Satgas Covid-19 mulai dari tingkat kecamatan dan kelurahan terus memantau kerumunan di pasar dan pusat perbelanjaan.

"Terkait pusat perbelanjaan atau pasar-pasar tradisional, jajaran Satgas Covid baik itu di tingkat kecamatan bahkan kelurahan itu sudah memonitor," kata Susatyo.

Jika memang ke depan ditemukan ada penumpukan pengunjung akan diberlakukan penutupan akses sementara. Sehingga, pengunjung dapat bergantian berberlanja di dalam pasar atau pusat perbelanjaan.

"Sehingga kalau memang ada penumpukan dan sebagainya maka akan dilakukan penutupan sementara. Baik itu pintu masuk ataupun jalur jalan menuju ke lokasi," tegasnya.

Hal itu semata untuk mengantispasi kerumunan yang tidak terkendali dan dapat berpotensi terjadi penularan covid-19. Masyarakat diimbau agar memanfaatkan pusat perbelanjaan di wilayah masing-masing agar tidak menumpuk di satu tempat.

"Ini bagian dari pada upaya menekan mobilitas. Sehingga kami mengimbau manfaatkan pusat perbelanjaan terdekat dari lokasi. Tidak semuanya harus ke tengah kota, karena itu resiko terpapar lebih tinggi," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini