Cegah Kerumunan di Pasar Tanah Abang, Warga Diminta Belanja secara Daring

Riezky Maulana, iNews · Selasa 04 Mei 2021 14:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 338 2405426 cegah-kerumunan-di-pasar-tanah-abang-warga-diminta-belanja-secara-daring-wgnrZSo0BC.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah meminta warga untuk berbelanja secara daring guna menghindari kerumunan seperti yang terjadi di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu 2 Mei 2021.

Direktur Informasi dan Komunikasi Politik Hukum dan Keamanan Kominfo, Bambang Gunawan mengaku khawatir dengan terjadinya kerumunan di Pasar Tanah Abang dan di berbagai tempat lainnya. Di sisi lain, pemerintah juga tengah menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Dia menjelaskan, salah satu alternatif untuk menjaga konsumsi masyarakat tetap tinggi tanpa harus berkerumun adalah belanja di marketplace. Gunawan mengimbau agar masyarakat di tengah situasi penularan pandemi Covid-19 yang masih tinggi, untuk menghindari kerumunan seperti pasar, diganti dengan berbelanja secara daring di marketplace.

"Kita mengharapkan warga untuk bijak. Meskipun THR sudah cair dan berbelanja jelang lebaran adalah tradisi tiap tahun, namun penularan Covid-19 juga masih mengkhawatirkan. Solusinya, tidak usah ke pasar, cukup berbelanja menggunakan teknologi saja, semua sudah tersedia sekarang di marketplace,” ujar Gunawan dalam keterangannya, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pasar Tanah Abang Ramai dan Antre

Dia mengingatkan bahwa penularan Covid-19 yang massif terjadi di India bisa saja terjadi di Indonesia apabila warga tetap berkerumun di pusat-pusat perbelanjaan, tanpa menjalankan prokes.

Menurutnya, kebijakan larangan mudik dari pemerintah, sebaiknya juga dipatuhi masyarakat dengan tidak berbondong-bondong ke pusat-pusat perbelanjaan.

Baca juga: Masuk Pasar Tanah Abang Tak Ada Pengecekan Suhu Badan, Kemana Petugasnya?

“Meskipun dilarang mudik, bukan berarti dilampiaskan dengan ramai-ramai datang ke pasar. Justru itu sama berbahayanya. Sebaiknya kita bijak, memilih diam di rumah, menghabiskan THR bisa dengan belanja daring, tanpa harus berdesak-desakan di pasar," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, pengunjung Pasar Tanah Abang membludak di tengah bulan Ramadan 1442 Hijriah. Untuk mencegah kerumunan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dibantu TNI-Polri menerjunkan 2.500 personel ke lokasi guna mendisiplinkan protokol kesehatan.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini