Polisi Tangkap 4 Penyelundup Puluhan Ribu Benih Lobster Senilai Rp7 Miliar

Isty Maulidya, Okezone · Selasa 04 Mei 2021 18:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 338 2405556 polisi-tangkap-4-penyelundup-puluhan-ribu-benih-lobster-senilai-rp7-miliar-yQkWrx9PWr.jpg Polisi tangkap 4 penyelundup benih lobster. (Foto: Isty Maulida)

TANGERANG - Upaya penyelundupan puluhan ribu benih lobster dengan nilai ekonomis lebih dari Rp7 miliar berhasil digagalkan. Dalam kasus tersebut polisi mengamankan 4 orang tersangka yang memiliki peran berbeda dalam menyelundupkan benih lobster.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra menjelaskan, pengiriman lobster ini dilakukan oleh sebuah perusahaan fiktif bernama PT Berlian Abadi yang sengaja dibuat untuk menyamarkan proses pengiriman. Direktur perusahaan fiktif tersebut berperan menyiapkan selada air untuk dicampur bersama benih lobster untuk mengelabui petugas.

Baca juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp8,9 Miliar

"Tersangka pertama berinisial HZ adalah direktur perusahaan fiktif tersebut, dan ditangkap di Bali," jelas Adi pada Selasa (4/5/2021).

Adapun tersangka ke dua dan ke tiga yaitu AFA dan DS bertugas menghubungi perusahaan ekspedisi dan melakukan pembayaran untuk mengirim sayuran beserta benih lobster, serta menyiapkan biaya operasional pengiriman lobster. Tersangka keempat yaitu GAB bertugas mengambil benih lobster di wilayah Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. 

Baca juga: Gila! Penyelundupan Ekspor Benih Lobster Dibungkus Kangkung

"Mereka ini punya peran yang berbeda, 3 orang diamankan di Bali sementara tersangka 4 diamankan di Jakarta. Kami juga masih mencari 4 orang tersangka lainnya yang terlibat dalam kasus ini," lanjut Adi. 

Adapun pasal yang dikenakan dalam kasus ini adalah Pasal 88 Jo Pasal 16 Ayat (1) dan/atau Pasal 92 Jo Pasal 26 Ayat (1) UU RI No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan atau Pasal 87 Jo Pasal 34 UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhandengan ancaman hukuman 8 tahun penjara. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini