Warung Remang-Remang di Tangsel Dirazia Petugas, 13 PSK Diamankan

Hambali, Okezone · Kamis 06 Mei 2021 04:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 338 2406321 warung-remang-remang-di-tangsel-dirazia-petugas-13-psk-diamankan-rnBtirTAjQ.jpg Warung remang-remang di Tangsel dirazia petugas. (Foto : Hambali)

TANGERANG SELATAN - Warung remang-remang yang berada di Jalan Anggrek, Kampung Pondok Pucung, RT 01/RW 03, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), dirazia petugas gabungan. Sebanyak 13 pemandu lagu yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) serta sejumlah botol minuman keras (miras) turut diamankan.

Warung remang-remang memang kerap dijadikan sebagai lokasi hiburan karaoke bagi para lelaki hidung belang. Hingar-bingar musik dangdut disertai lenggak-lenggok belasan gadis berpakaian seksi membuat suasana cafe sederhana itu menjadi layaknya sebuah diskotik.

Namun pada Rabu 5 Mei 2021 malam, aktivitas erotis itu terhenti. Sejumlah petugas Sarpol PP langsung menyisir seluruh sudut ruangan Karaoke Sanggar Pelangi. Botol-botol miras yang berserakan, dicek lalu disita. Sementara gadis pemandu lagu yang diyakini pula sebagai PSK, diangkut ke dalam mobil.

"Jadi ada 13 perempuan dan seorang laki-laki yang kita bawa ke kantor. Barang buktinya tadi ada botol-botol miras juga," tutur Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana, Kamis (6/5/21).

Baca Juga : 6 Wanita Malam Spesialis Aplikasi Kencan di Bogor Digaruk Satpol-PP

Sambil malu-malu, para gadis pemandu lagu itu sesekali menutupi bagian wajah. Petugas lantas memeriksa identitas mereka satu per satu, termasuk seluruh pengunjung yang datang. Setelah diberi pengarahan tentang ketentuan Peraturan Daerah (Perda), petugas memakaikan rompi oranye pelanggar Covid.

"Jadi pelanggarannya itu adalah lokasi ini dijadikan sebagai tempat prostitusi dan penyediaan miras," jelas Sapta.

Menurut dia, petugas mendapat informasi bahwa warung remang-remang Sanggar Pelangi tetap buka meski pemerintah masih melakukan pelarangan. Setelah diintai beberapa hari kemarin, barulah petugas datang merazia hari ini.

Baca Juga : Polisi Bongkar Prostitusi Online Anak Bertarif Rp250 Ribu Sekali Kencan

"Kita sudah intai 2 harian untuk memastikan informasi warga itu," ucap Sapta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini