Pemprov DKI Mulai Gunakan Vaksin AstraZeneca

Tim Okezone, Okezone · Kamis 06 Mei 2021 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 338 2406336 pemprov-dki-mulai-gunakan-vaksin-astrazeneca-iRmORJ9K7M.jpg Vaksin AstraZeneca. (Foto : Sindo)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan mulai menggunakan vaksin AstraZeneca bagi warga yang baru akan divaksin atau mendapatkan dosis pertama pada vaksinasi. Vaksin AstraZeneca juga sudah dipakai untuk jajaran TNI/Polri di Jakarta dalam beberapa minggu terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, mengungkapkan, pihaknya akan menerima 1,5 juta dosis vaksin AstraZeneca dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Saat ini, sebanyak 500.000 dosis vaksin AstraZeneca sudah diterima Pemprov DKI Jakarta.

“Mulai 5 Mei, seluruh pelayanan vaksinasi Covid-19 yang dibiayai pemerintah di fasilitas kesehatan di DKI Jakarta, seperti Puskesmas, RS, Klinik, Sentra Vaksin dan di luar gedung Puskesmas menggunakan vaksin AstraZeneca untuk pemberian dosis pertama. Vaksin AstraZeneca ini diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 12 minggu,” katanya, mengutip siaran pers, Kamis (6/5/2021).

Untuk sasaran pemberian vaksin AstraZeneca masih sama sesuai tahapan, yaitu untuk kelompok lansia, pelayan publik, dan warga usia 18 tahun ke atas yang berada di RW padat penduduk sesuai Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No 90 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Pemukiman dalam Rangka Penataan Kawasan Pemukiman Terpadu, daerah yang terdapat atau berpotensi terjadinya kasus COVID-19 dengan Variant of Concern (VOC), dan daerah zonasi paling berisiko pada PPKM Mikro.

Baca Juga : Kemenkes Sebut Embargo Vaksin AstraZeneca dari India Telah Dicabut

Lebih lanjut, Widyastuti menjelaskan, jika ada warga yang dosis pertama menggunakan vaksin Sinovac, dosis kedua tetap menggunakan Sinovac karena telah dilakukan penghitungan dan dosis vaksinnya pun telah disediakan.

“Namun, untuk warga yang baru mendapat dosis pertama per hari ini, maka akan diberikan AstraZeneca,” ucapnya.

Widyastuti menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 dengan menjangkau pemukiman padat penduduk sebanyak 445 RW se-DKI Jakarta.

Baca Juga : Vaksin AstraZeneca Berpotensi Ciptakan Trombosis, Ini Rekomendasi PAPDI

“Percepatan terus dilakukan. Saat ini, kapasitas suntik vaksin dosis pertama pun sudah sampai sekitar 76.000 per hari, karena banyaknya kolaborator yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dan kami juga sudah memberikan pelatihan kepada lebih dari 10.000 vaksinator. Kita mampu karena sentra vaksin kita banyak, ada yang di mal, pasar, hingga Kecamatan. Tapi, perlu diingat, meskipun sudah divaksin, tetap terapkan 5M,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini