Sidang Tuntutan Kasus Kerumunan Habib Rizieq Digelar Senin Depan

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Kamis 06 Mei 2021 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 338 2406798 sidang-tuntutan-kasus-kerumunan-habib-rizieq-digelar-senin-depan-Xe9exyhm3X.jpg Sidang Habib Rizieq. (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Terdakwa kasus kerumunan di Petamburan, Habib Rizieq Shihab (HRS) bakal menjalani sidang tuntutan pidana kasus karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin 10 Mei 2021 pekan depan. 

Hal ini diungkapkan Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur Alex Adam Faisal. Dia mengatakan, setelah pemeriksaan saksi dan terdakwa rampung, agenda sidang masuk pada tahap tuntutan. 

Baca juga: Sidang Habib Rizieq, Slamet Maarif: FPI Tidak Pernah Bentuk Panitia Penjemputan!

"Penuntut umum sudah menyiapkan tuntutan, jadi mungkin setelah keterangan ahli diskors sebentar akan dibacakan tuntutan untuk perkara nomor 221 dan 222," kata Alex di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (6/5/2021). 

Skors dilakukan lantaran satu perkara yakni nomor 226 diadili dengan ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa belum selesai. Perkara nomor 226 adalah kasus Habib Rizieq Shihab dalam kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor pada 13 November 2020. 

Baca juga: PN Jaktim Belum Terima Surat Pengajuan Penangguhan Penahanan Habib Rizieq

Sedangkan dua perkara yang sudah selesai yakni nomor 221 untuk Habib Rizieq dalam perkara kerumunan warga saat kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan putri keempatnya pada 14 November 2020 di Jalan KS Tubun, Kelurahan Petamburan. 

Kemudian perkara nomor 222 atas kasus kerumunan warga di Petamburan  dengan terdakwa berbeda, yakni Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al Habsyi, dan Maman Suryadi.

"Sedangkan perkara 226 ini belum (agenda sidang tuntutan), belum pemeriksaan terdakwa. Mungkin masih menunggu pemeriksaan dengan Majelis," ucap dia. 

Alex menambahkan, dalam sidang perkara nomor 226 yang digelar Senin (10/5/2021), tim kuasa hukum berencana menghadirkan kembali dua saksi ahli guna membantah seluruh dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas kasus kerumunan warga. 

"Kalau lancar, cepat, mungkin dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa terhadap nomor 226. Dan mungkin juga tuntutan bisa semuanya, ketiganya (tuntutan perkara 221, 222, dan 226)," katanya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini