Dicurigai Ingin Mudik, Pengendara Mengaku Test Drive Diputar Balik Petugas

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 07 Mei 2021 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 338 2407163 dicurigai-ingin-mudik-pengendara-mengaku-test-drive-diputar-balik-petugas-dsPQGdvJ7W.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

BEKASI - Seorang pengendara mobil terjaring petugas penyekatan mudik saat hendak masuk pintu Tol Bekasi Timur. Alih-alih diperbolehkan masuk tol, pengendara tersebut berdalih sedang melakukan uji jalan atau test drive.

Petugas yang berada di lokasi khawatir terkecoh, memilih tak mengizinkan mobil berisikan empat orang itu masuk Tol Bekasi Timur. Meski, pengendara tersebut membawa surat keterangan uji jalan, tetap saja tidak diperkenankan melintas.

Baca Juga:  Larangan Mudik Lokal, Warga Jabodetabek Tetap Harus Tunjukkan SIKM Jika Lakukan Pergerakan

Perwira Pengendali Pos GT Bekasi Timur Iptu Budi Setiyo mengatakan, bisa saja itu menjadi alibi untuk bisa melakukan mudik.

"Test drive bisa aja dia alasan, nanti test drive terus sampai jauh. Namun demikian saya putar balik. Sedangkan test drive adalah mobil-mobil khusus, sementara itu di tes tadi di dalamnya itu ada sekitar 4 orang," katanya, Jumat (7/5/2021).

Sementara jajaran Polres Metro Bekasi Kota melakukan putar balik terhadap kendaraan roda empat berjumlah 20 unit yang terindikasi mudik di hari kedua larangan mudik Lebaran 2021. Penyekatan kendaraan dilakukan di depan gerbang tol Bekasi Timur.

Sebanyak 20 kendaraan roda empat yang terjaring penyekatan merupakan pencatatan data yang dihimpun sejak pagi tadi sekira pukul 08.00 WIB.

"Untuk giat pada hari ini dari jam 8 hingga sampai saat penyekatan khususnya yang mau pulang kampung sementara baru ada sekitar kurang lebih 20 kendataan, itu 20 mobil pribadi," ungkap Budi.

Baca Juga:  10 Ribu Orang Dikabarkan Mudik Jalan Kaki dari Bekasi, Polisi : Tidak Benar

Beberapa dari para pengendara, secara terang-terangan mereka memang hendak mudik. Akan tetapi, pihaknya tetap melarang untuk melintas dengan cara-cara yang humanis

"Ada, cuma ya sebatas mengharap, namun demikian ya kita arahkan kita kasih petunjuk, tentang informasi kegiatan penyekatan ini, warga masyarakat sementara ini mengikuti atau menuruti petunjuk petugas," tuturnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini