H-7 Lebaran, 84 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 07 Mei 2021 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 338 2407228 h-7-lebaran-84-ribu-kendaraan-tinggalkan-jabodetabek-skS566d6To.jpg Gerbang Tol Cikampek. (Jasa Marga)

JAKARTA - Sebanyak 84.083 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-7 Lebaran. Angka tersebut turun 37,6 persen dari lalu lintas (lalin) normal sebesar 134.665 kendaraan.

Berdasarkan catatan PT Jasa Marga, kendaraan itu meninggalkan wilayah Jabotabek melalui arah Timur, Barat, dan Selatan.

Sebanyak 33,8 persen kendaraan meninggalkan Jabodetabek dari arah timur, 39.2 perse n dari arah Barat, dan 27 persen dari arah selatan.

Arah Timur

- GT Cikampek Utama,14.069 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun 52,7 perse n dari lalin normal 29.775 kendaraan.

- GT Kalihurip Utama, 14.367 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun 49,4 persen dari lalin normal 28.398 kendaraan.

Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur adalah sebanyak 28.346 kendaraan. Jumlah itu turun 51,1 persen dari lalin normal 58.153 kendaraan.

Baca Juga : Larangan Mudik, Bandara Sam Ratulangi Hanya Melayani Satu Penerbangan

Arah Barat

Lalin meninggalkan Jakarta menuju arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 32.932 kendaraan, turun 28,7 persen dari lalin normal 46.191 kendaraan.

Arah Selatan

Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 22.715 kendaraan. Jumlah itu turun 25,1 persen dari lalin normal 30.321 kendaraan. 

Baca Juga : Hari Kedua Larangan Mudik, Polda Jabar Putar Balik 4.910 Kendaraan

Sepanjang periode peniadaan mudik Idul Fitri 1442 H tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021, Jasa Marga mengimbau kepada Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) kategori dikecualikan seperti kendaraan pelayanan distribusi logistik, keperluan kerja atau dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil didampingi 1 anggota keluarga dan kepentingan persalinan untuk dapat melengkapi dokumen persyaratan.

Antara lain Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 3x24 jam/hasil negatif, test Rapid Antigen maks 2x24 jam/hasil negati, dan Genose C19 sebelum keberangkatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini