7 Bus AKAP Angkut Pemudik di Terminal Kalideres

Dimas Choirul, MNC Media · Jum'at 07 Mei 2021 19:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 338 2407380 7-bus-akap-angkut-pemudik-di-terminal-kalideres-Iuj3gEKerh.jpg Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen (foto: MNC Portal)

JAKARTA - Hari kedua diberlakukannya pelarangan mudik lebaran 2021, sebanyak tujuh bus berangkat dari Terminal Kalideres yang melayani rute antar kota antar provinsi (AKAP).

Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen mengatakan, dari tujuh bus itu, terdapat sekitar 25 penumpang yang diberangkatkan hingga saat ini.

"Penumpang berangkat sampai jam 19. 00 WIB ada 25 orang dengan 7 bus," kata Revi saat dihubungi MNC Portal, Jumat (7/5/2021).

Baca juga:  Rombongan Pria Bersorban Kumandangkan Doa di Jembatan Suramadu, Ada Apa?

Adapun puluhan orang tersebut, lanjutnya berangkat dengan tujuan rute di beberapa kota di pulau Jawa. Para penumpang dalam bus itu juga sudah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

"Tujuan Pekalongan, Cilacap, Semarang, Wonosobo, Ngawi, Madura, Surabaya," tambahnya.

Baca juga: Pergi ke Luar Kota Naik Bus saat Larangan Mudik, Harus Dapat Izin Petugas Terminal

Revi mengungkapkan, ada empat calon penumpang yang ditolak karena tidak memenuhi syarat bepergian. Mereka diantaranya tidak membawa surat perjalanan dinas dan surat izin keluar masuk (SIKM).

"Mereka (penumpang yang ditolak) bilang mau perjalanan dinas tapi gapunya surat tugas, kemudian dia ada keluarganya yang sakit dia engga ngelampirin SIKM, tadi ada juga yang salah buat surat terus kita suruh perbaiki dulu--jadi dia pertama surat lurah tapi dia bikin dari Rukun Tetangga," tutur Revi.

Diketahui sebelumnya, pelayanan bus AKAP hanya untuk layanan penumpang dengan kepentingan mendesak atau non-mudik.

Adapun Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai swasta yang diperbolehkan berangkat menggunakan bus AKAP harus memiliki surat izin berstempel basah dari atasan. Selain itu juga telah memiliki surat keterangan negatif covid-19 baik Rapid Tes Antigen maupun tes GeNose.

Sementara untuk masyarakat umum, harus menyiapkan SIKM yang dibuat di kelurahan yang ditandatangani lurah atau bisa mengisi form data melalui aplikasi JakEVO.

Bagi armada bus atau penumpang yang melanggar ketentuan diatas, maka akan dikenakan sanksi oleh petugas yang berada di pos penyekatan sesuai ketentuan yang berlaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini