Kapasitas Tempat Wisata Jakarta Dibatasi 30 Persen saat Libur Lebaran

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Sabtu 08 Mei 2021 02:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 08 338 2407490 kapasitas-tempat-wisata-jakarta-dibatasi-30-persen-saat-libur-lebaran-LNmGUXs5qc.jpg ilustrasi: Okezone

JAKARTA – Polda Metro Jaya mengusulkan penutupan beberapa objek wisata selama libur Lebaran agar tidak terjadi kerumunan masyarakat saat masa pandemi Covid-19.

(Baca juga: Pemprov DKI Pertimbangkan Tutup Objek Wisata saat Libur Lebaran)

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta pun mengeluarkan edaran terkait operasional tempat wisata/rekreasi pada libur hari raya Idul Fitri 1442 H/2021 dimana kapasitas tempat wisata yang diperbolehkan buka dibatasi hanya 30 persen. Aturan ini menyangkut pelaksanaan PPKM berbasis Mikro.

(Baca juga: Viral! Aldi Kelabui Polisi Agar Bisa Mudik, Begini Nasib Selanjutnya)

Berdasarkan keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 354 Tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM Berbasis Mikro pada sektor usaha pariwisata memutuskan tetap diperbolehkan untuk buka dengan kapasitas 30 persen dan tetap menjaga protokol kesehatan.

Adapun pencegahan dan penanggulangan penyebaran wabah Covid-19 pada Libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H / 2021, dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Diberlakukan pembatasan pengunjung dengan ketentuan :

a. Kawasan Pariwisata/Taman Rekreasi dan Wisata Tirta sebanyak 306 dari kapasitas maksimal.

b. Waterpark yang sudah memiliki izin penyelenggaraan, tetap mengikuti ketentuan padaSurat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 354 Tahun 2021.

2. Jam operasional kegiatan usaha Kawasan Pariwisata/Taman Rekreasi, Wisata Tirta dan Waterpark mengikuti ketentuan yang telah diatur pada Surat Keputusan Kepala DinasPariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 354 Tahun 2021.

3. Melaksanaan Standard Operating Procedure (SOP) serta Protokol Kesehatan dengan ketat dan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Melaksanakan reservasi dan pemesanan tiket secara online.

5. Memaksimalkan jumlah Satuan Tugas Covid-19 Internal, serta wajib berkoordinasi dengan pihak atau instansi terkait.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini