Pemprov DKI: Positif Covid-19 di Jakarta Naik Sebanyak 164 Kasus

Komaruddin Bagja, Sindonews · Sabtu 08 Mei 2021 07:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 08 338 2407521 pemprov-dki-positif-covid-19-di-jakarta-naik-sebanyak-164-kasus-i8MBRzEfMk.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 15.360 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 10.752 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 783 positif dan 9.969 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 5.449 orang dites, dengan hasil 86 positif dan 5.363 negatif.

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 356.196. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 64.756. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 164 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 7.413 (orang yang masih dirawat/ isolasi)," kata Dwi.

Baca juga:  WN Tiongkok yang Masuk Indonesia Akan Bekerja di Proyek Strategis Nasional

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sebanyak 414.106 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 399.821 dengan tingkat kesembuhan 96,6 persen, dan total 6.872 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%," terangnya.

 Baca juga: Pemerintah Butuh Peran Masyarakat Atasi Pandemi Covid-19

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,5%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,9%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19. Seiring dengan menerapkan 3T, vaksinasi Covid-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas. Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini