10 Penumpang Truk di Tol Cikupa Bukan Pemudik Tetapi Buruh

Ari Sandita Murti, Sindonews · Sabtu 08 Mei 2021 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 08 338 2407610 10-penumpang-truk-di-tol-cikupa-bukan-pemudik-tetapi-buruh-yaAYUbIuYF.jpg Pemudik diberhentikan petugas di Tol Cikupa (foto: Dok Antara)

JAKARTA - Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan, 10 orang penumpang truk pengangkut motor bukanlah pemudik, tetapi buruh yang hendak ke Pandeglang, Banten. Petugas pun sudah melakukan swab kepada para buruh tersebut.

"Dari hasil interograsi mereka bukan pemudik, namun buruh dari AHM yang setiap minggu pulang pergi. Lalu, Setelah di swab dan hasilnya negatif, kami berkoordinasi dengan Dishub untuk memfasilitasi mereka melanjutkan perjalanan," kata Fahri Siregar saat dihubungi, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga:  Polisi Tilang Truk yang Membawa Pemudik Nakal di Tol Cikupa

Perlu diketahui sebelumnya, petugas kepolisian menyita satu unit kendaraan truk pengangkut (towing) sepeda motor, yang juga membawa 10 pemudik pada Operasi Ketupat larangan mudik di Gerbang Tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Jumat 7 Mei 2021 malam.

Sebanyak 10 orang pemudik itu ditemukan oleh petugas saat bersembunyi di tengah-tengah bagian truk bersama dengan kendaraan yang diangkutnya.

Baca juga:  Viral! Belasan Pemudik Kelabui Petugas Nebeng Truk Pengangkut Motor di Tol Cikupa

Kasat PJR Tol Tangerang-Merak Korlantas Polri, AKP Deny Catur Wardana membenarkan bahwa adanya pengamanan terhadap 10 pemudik nekat tersebut.

"Ya betul, Ada 10 orang pemudik tujuan Pandeglang yang rencananya mau turun di Serang," katanya.

Ia menjelaskan, dari ke 10 penumpang pada truk towing motor tersebut diketahui berangkat dari Jakarta yang hendak mudik ke kampung halamannya di wilayah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

"Modus mereka naik di belakang dengan bersembunyi di tengah-tengah. Pada saat diperiksa ada orang yang duduk berjejer dan kemudian diarahkan untuk keluar oleh petugas," ujarnya.

Dia menambahkan, polisi telah melakukan sanksi tilang kepada kendaraan yang mengangkut 10 orang buruh tersebut. Kendaraan itu dikenakan sanski Pasal 303 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 tahun 2009 tentang pelanggaran mobil barang mengangkut orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini