Kekaisaran Sunda Nusantara Ternyata 4 Tahun Bermarkas di Bekasi

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Sabtu 08 Mei 2021 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 08 338 2407808 kekaisaran-sunda-nusantara-ternyata-4-tahun-bermarkas-di-bekasi-JKcKkTNSY5.jpg Bekas markas Kekaisaran Sunda Nusantara di Bekasi, Jawa Barat (Foto: Abdullah M Surjaya)

BEKASI – Kemunculan Kekaisaran Sunda Nusantara membuat heboh masyarakat setelah sebelumnya ada kerajaan Sunda Empire. Sebelum bermarkas di Depok, ternyata Kekaisaran Sunda Nusantara selama empat tahun bermarkas di di Jalan kemuning raya RT 01/ 05 kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Lokasi yang sempat dijadikan markas oleh kekaisaran ini berada di rumah tinggal, tepat dibelakang jajaran ruko tepat di pinggir jalan Kemuning Raya. Saat ini, empat pintu ruko yang berjajar tersebut di antaranya digunakan oleh pedagang klontong dan bengkel motor.

”Kalau tidak salah mereka bermarkas selama empat tahun, dan anggota keluarga saya juga ada yang bergabung dengan kekaisaran ini,” kata Ahmad, pemilik rumah yang sempat dijadikan markas Kekaisaran Sunda Nusantara.

Baca Juga:  Polisi Dalami Asal Usul Dokumen Negara Kekaisaran Sunda Nusantara

Menurut dia, markas ini tidak bersifat resmi, tidak juga dilengkapi identitas kekaisaran. Selama empat tahun itu, rumahnya hanya dijadikan lokasi pertemuan anggota kekaisaran, sedangkan anggota yang datang bukan dari daerah tempat tinggalnya, melainkan dari luar pulau Jawa untuk bertandang di ruko tersebut.

Di salah satu ruangan yang pernah dijadikan tempat berkumpul, anggota kekaisaran masih memajang foto-foto Presiden Republik Indonesia (RI). Karena itu dia beranggapan kekaisaran ini masih mengakui diri sebagai bagian dari NKRI.Sejauh ini, untuk merekrut anggota kekaisaran ini menjanjikan uang. Meskipun hingga saat ini janji-janji tersebut tidak terbukti.

”Banyak yang dijanjikan bisa punya uang banyak setelah bergabung dengan kekaisaran ini,” ungkapnya.

Termasuk anggota keluarganya yang sempat bergabung, janji akan mendapatkan uang banyak belum terbukti hingga dia mencurigai perekrutan dan janji-janji kekaisaran sebagai bentuk penipuan. Setiap pertemuan, para anggota dimintai uang dengan akan digunakan untuk usaha.

Baca Juga:  Polisi: Pengemudi Mobil "Kekaisaran Sunda Nusantara" Alami Gangguan Psikis

Salah satu warga Kota Bekasi yang enggan disebutkan namanya mengaku sempat diajak bergabung dengan janji akan mendapatkan keuntungan rupiah. Namun, salah satu syaratnya harus mengeluarkan uang yang akan digunakan untuk membangun bisnis.

”Jadi, untuk ikut itu kita harus bermodal dulu, nanti kalau ada keuntungannya itu dibagi berapa persen gitu,” terangnya.

Namun, dia menolak ajakan tersebut lantaran dianggap tidak masuk akal. Dalam perekrutannya, anggota kekaisaran ini disebut menggunakan bahasa yang meyakinkan layaknya pebisnis besar.

”Tapi saya nggak mau respon, nggak masuk akal kayanya. Kalau memang mau kenapa nggak mereka aja yang jalanin,” tegasnya.

Untuk diketahui, Rusdi Karepesina, menyebut jika pimpinan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara adalah warga Depok, Jawa Barat. Sang pimpinan itu bernama Alex Ahmad Hadi Ngala. Dia berstatus sebagai Panglima Majelis Agung Archipelago dan bertempat tinggal di Kali Ciliwung Depok.

Bahkan, kata dia, Negara Kekaisaran Sunda Nusantara telah diakui oleh Mahkamah Internasional. Wilayahnya pun sangat luas. Termasuk Jakarta. Namun, Negara Kekaisaran Sunda Nusantara berbeda dengan Sunda Empire. Dan atribut bertanda Negara Kekaisaran Sunda Nusantara, termasuk mobil Mitsubishi Pajero Sport SN 45 RSD.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini