Diputarbalikkan, Pemudik Ini Malah Minta Selfie dengan Polisi

Wildan Hidayat, iNews · Minggu 09 Mei 2021 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 09 338 2407913 diputarbalikkan-pemudik-ini-malah-minta-selfie-dengan-polisi-XzOjdOAd6r.jpg Pemudik minta selfie dengan polisi sebagai bukti kepada perusahaan bahwa dirinya terjaring operasi penyekatan. (Foto : iNews/Wildan Hidayat)

BOGOR – Seorang pemudik terjaring dalam operasi penyekatan larangan mudik di Jalan Gunung Putri Bogor. Pemudik yang mengaku hendak melakukan perjalanan dinas itu tidak dapat menunjukkan dokumen sehingga diputarbalikkan petugas. Namun, pria tersebut saat hendak diputarbalikkan malah meminta selfie kepada petugas sebagai bukti untuk perusahaannya.

Saat petugas melakukan razia penyekatan, pengendara itu tak dapat menunjukkan dokumen tidak terpapar Covid-19 bukti hasil rapid antigen dan swab. Namun, pengguna jalan asal Kota Depok itu tetap ingin melanjutkan perjalanannya.

Petugas langsung menindak dan meminta putar balik. Namun, pria tersebut justru meminta foto bareng dengan petugas sebagai alasan kepada perusahaannya jika dirinya kena tilang petugas.

Kapolsek Gunung Putri, Kompol Herman mengatakan, dalam satu hari ini sudah ratusan kendaraan diputarbalikkan. Diharapkan masyarakat lebih sadar serta mematuhi aturan pemerintah akan larangan mudik.

“Kepada para pemudik kembali ikuti anjuran pemerintah untuk tidak mudik tahun ini,” ucapnya, Minggu (9/5/2021).

Penyekatan di wilayah Kabupaten Bogor terbagi menjadi delapan titik di wilayah yang berbatasan dengan daerah lain, seperti di Parung Panjang yang berbatasan dengan Tangerang; Cibinong berbatasan dengan Jakarta Timur dan Depok; Cileungsi berbatasan dengan Bekasi; serta di wilayah selatan Bogor di cigombong yang berbatasan dengan Sukabumi dan titik tambahan di Simpang Gadog yang berbatasan dengan Cianjur.

Baca Juga : Awas Keliru, Berikut Cara Bijak Ajukan SIKM Jakarta

Penyekatan ini dilakukan guna meminimalkan mobilitas warga khususnya bagi mereka yang akan bermudik ke kampung halaman sesuai instruksi presiden di tengah pandemi tahun ini. Pemerintah melarang masyarakat untuk mudik agar tidak terjadi penularan Covid-19.

Baca Juga : 1.600 Kendaraan Diputarbalikkan dari Jalur Arteri Karawang

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini