Kabar Baik, Wagub Sebut Kasus Covid-19 DKI Jakarta Melandai

Widya Michella, MNC Media · Minggu 09 Mei 2021 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 09 338 2408034 kabar-baik-wagub-sebut-kasus-covid-19-dki-jakarta-melandai-7UwbRm20Xi.jpg Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (foto: Sindo)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) menyebut bahwa kasus Covid-19 di Ibu Kota cenderung melandai, di mana tingkat kesembuhan mencapai 96,6%.

"Untuk angka kematian berada di 1,7%, ICU-nya turun menjadi 34%, tempat tidur turun hingga 32%, hotel per karantina turun menjadi 34,4%. Hal ini menandakan adanya pelandaian mudah-mudahan masyarakat tetap bisa berhati-hati sekalipun Pemprov DKI tetap meningkatkan sarana dan prasarana kapasitas seperti jumlah rumah sakit, laboratorium, SDM, dokter," ujarnya saat meninjau penerapan prokes di Grand Pramuka Square, Jakarta, Minggu (09/05/2021).

Ia pun mengimbau agar warga yang telah melakukan vaksinasi Covid-19 tetap menerapkan prokes. Menurut dia, perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H sebaiknya juga hanya dilakukan bersama keluarga inti guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Ariza mengingatkan bahwa pemerintah juga melarang warga mudik lokasi meskipun Jabodetabek masuk dalam wilayah aglomerasi.

Baca juga: Soal Pelarangan Mudik, Wagub DKI: Perjuangan Lawan Pandemi Mulai Membaik Jangan Dirusak

"Jakarta ini memiliki mobilitas tinggi dan berpotensi menciptakan kerumunan yang tinggi dan pada akhirnya dapat menyebarkan Covid-19. Namun demikian sekalipun diperbolehkan kami meminta seluruh masyarakat tetap menjaga prokes. Tempat yang terbaik sekalipun hari libur anda tetap berada di rumah bersama keluarga," ucap dia.

Baca juga: Bagikan Video Pria Keramas Air Pam, Wagub DKI: Gunakan Fasilitas Umum Sesuai Fungsi, Malu Adalah Disiplin

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu berharap seluruh warga tidak menggelar open house, berbelanja, hingga bersilaturahmi secara daring.

"Kami semua di Jakarta sudah menggunakan pre-order jadi tidak ada pembelian secara fisik dan semua dilakukan secara online. Kami meminta kepada semua toko-toko, kios pasar, semua secara online yang jelas kita sudah menerapkannya dari awal," kata dia.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini