Cegah Penularan Covid-19 di Pasar, Ratusan Juru Parkir Jalani Rapid Antigen

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 10 Mei 2021 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 10 338 2408473 cegah-penularan-covid-19-di-pasar-ratusan-juru-parkir-jalani-rapid-antigen-wu3PYtupxw.jpg Juru parkir di Kota Bogor saat jalani rapid tes antigen (foto: Dok Polres Bogor Kota)

BOGOR - Sebanyak 100 juru parkir yang berada di Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor menjalani rapid antigen. Hal ini guna memastikan kondisi mereka terbebas dari covid-19 sampai Hari Raya Idul Fitri.

"Hari ini kita random cek kepada komunitas pasar khususnya juru parkir. Kami menginginkan para juru parkir ini yang langsung bertatapan dan bertemu dengan pengunjung dalam kondisi sehat dan tidak menularkan covid 19," kata Kapolres Bogor Kombes Susatyo kepada wartawan, Senin (10/5/2021).

Baca juga:  Doni Monardo Minta Lakukan Mikro Lockdown Tingkat RT jika Kasus Corona Melonjak

Sejauh ini, baru 70 sampel juru parkir yang keluar dengan hasil negatif. Pemeriksaan acak rapid antigen ini akan dilaksanakan hingga Hari Raya Idul Fitri.

"Pengecekannya ada 100 orang. Baru 70 orang yang sudah keluar hasilnya dengan hasil negatif. Tentunya kegiatan ini akan terus kami laksanakan sampai dengan hari H Lebaran nanti," jelas Susatyo.

Baca juga:  Vaksinasi Covid-19 Capai 29,99 Juta Dosis

Selain pasar, sedianya pemeriksaan rapid antigen juga akan menyasar pusat perbelanjaan dan mall. Hal ini sebagau salah satu langkah mencegah penularan covid-19 karena meningkatnya aktivitas pengunjung.

"Sementara kita fokus Pasar Kebon Kembang dulu karena ini menjadi salah satu pusat kunjungan masyarakat. Ke depan kita juga akan melaksanakan di pusat-pusat perbelanjaan hingga mall. Sekaligus kami ingin sosialisasi untuk sama-sama menjaga tidak ada kerumunan antara pengunjung," tegasnya.

Sampai saat saat ini, lanjut Susatyo, kerumunan ditempat-tempat umum terpantau sudah terkendali. Petugas gabungan sudah menyiapkan berberapa skema pengaturan pengunjung hingga lalu lintas.

"Sejauh ini kerumunan sudah bisa dikendalikan karena ada beberapa petugas kami yang selalu stand by di lokasi mall hingga sejumlah pasar tradisional untuk mengatur manajemen alur kerumunan, alur kendaraan, alur orang sampai alur para pedagang ini semua kami atur sehingga tidak bersamaan datang di satu waktu yang bersamaan," tutup Susatyo.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini