Larangan Mudik, Kapolda Metro: 1,2 Juta Masyarakat Berhasil Keluar dari Jakarta

Carlos Roy Fajarta, · Selasa 11 Mei 2021 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 338 2408994 larangan-mudik-kapolda-metro-1-2-juta-masyarakat-berhasil-keluar-dari-jakarta-Iphp0zg82J.jpg Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran saat jumpa pers perihal larangan mudik (foto: MNC Portal/Carlos)

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menyebutkan ada sebanyak 1,2 juta orang masyarakat yang tinggal ataupun bekerja di Jakarta, berhasil keluar dari Jakarta sebelum masa larangan mudik lebaran 2021 dari 1-5 Mei 2021.

Hal tersebut disampaikan Kapolda saat sesi doorstop usai pelaksanaan Rakor Antisipasi Arus Balik Idul Fitri 2021 yang dilaksanakan antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Koarmada I TNI AL, dan Pangkoops I TNI di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Selasa (11/5/2021).

Baca juga:  Mudik Dilarang, Jumlah Penumpang Transportasi Turun hingga 77%

"Kami jajaran TNI dan Polri melaksanakan rapat koordinasi awal untuk mengantisipasi arus balik. Berdasarkan evaluasi, jumlah pemudik melalui darat, kereta, dan udara sebelum tanggal 6 Mei dan masyarakat yang tetap nekat mudik seperti di Kedung Waringin dan Jalan Tol, masyarakat Jakarta yang keluar dari Jakarta sekitar 1,2 juta orang," ujar Fadil Imran, Selasa (11/5/2021).

Sebelumnya, beredar viral sejumlah pemudik yang berkendara sepeda motor memaksakan untuk tetap melakukan mudik dan menerobos penyekatan yang dilakukan pihak kepolisian bersama stakeholder terkait di Jalan Pantura Kedung Waringin, perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang pada Minggu (9/5/2021) malam.

Baca juga:  Polisi Amankan Mobil Pick Up Membawa Pemudik di Pelabuhan Merak

Para pemudik yang menggunakan sepeda motor tersebut menggunakan taktik bergerombol secara bersama-sama untuk dapat menembus penyekatan yang dilakukan kepolisian sehingga bisa pulang mudik ke kampung halamannya masing-masing.

Sebagaimana diketahui, dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya 2021 pada 5 Mei 2021 pagi, Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menyebutkan ada penambahan jumlah titik penyekatan di Sumatera, Jawa, dan Bali dari 333 titik menjadi 381 titik penyekatan.

Di wilayah Jabodetabek, Ditlantas Polda Metro Jaya menyebutkan ada 31 titik pos pemantauan larangan mudik lebaran 2021 dengan rincian 17 cek poin dan 14 titik penyekatan. Jumlah ini bertambah seiring dengan perkembangan di lapangan menjadi 21 titik lokasi penyekatan dan 21 titik cek poin.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini