Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca-Arus Balik, Pangdam Jaya Siapkan Wisma Atlet Kemayoran & Pademangan

Carlos Roy Fajarta, · Selasa 11 Mei 2021 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 338 2409073 antisipasi-lonjakan-kasus-covid-19-pasca-arus-balik-pangdam-jaya-siapkan-wisma-atlet-kemayoran-pademangan-ohXBtu6Y91.jpg Wisma Atlet Kemayonan RS Darurat Covid-19 (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman mengatakan pihaknya mengantisipasi kasus Covid-19 dari arus balik dan pendatang yang hendak kembali ke Jabodetabek setelah masa larangan mudik lebaran 6-17 Mei 2021 dengan menyiapkan Wisma Atlet Kemayoran dan Pademangan.

Hal tersebut disampaikan Pangdam Jaya saat sesi doorstop usai pelaksanaan Rakor Antisipasi Arus Balik Idul Fitri 2021 yang dilaksanakan antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Koarmada I TNI AL, dan Pangkoops I TNI di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Selasa (11/5/2021).

"Saya sebagai Pangkogabpad I wilayah Jakarta yang membawahi RSDC Wisma Atlet Kemayoran, di Tower 4-6 hanya tersedia 20,20%. Untuk mengantisipasi hal tersebut kita mengantisipasi baik di RSDC Wisma Atlet dan Wisma Pademangan. Apabila ada lonjakan di Puskesmas kita antisipasi," ujar Dudung Abdurachman, Selasa (11/5/2021) siang.

Ia menjelaskan sebagai kegiatan yang represif pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap lakukan terhadap pendatang agar jangan sampai nanti justru dari mereka yang positif dalam melakukan kegiatan di Jabodetabek malah menimbulkan kluster baru Covid-19.

Baca Juga : Ganjar Sudah Prediksi Penyekatan Jalur Mudik Bakal Jebol

"Ke depannya TNI dan Polri seawal mungkin sudah merencanakan bagaimana kalau pendatang itu datang masuk ke tempat tinggal, bagaimana jika dia terpapar Covid-19, fasilitas nya sudah kita antisipasi. Kita minta dukungan dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk sarana prasarana pendukung karena yang kita miliki ada keterbatasan," kata Dudung Abdurachman.

Sebelumnya, beredar viral sejumlah pemudik yang berkendara sepeda motor memaksakan untuk tetap melakukan mudik dan menerobos penyekatan yang dilakukan pihak kepolisian bersama stakeholder terkait di Jalan Pantura Kedung Waringin, perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang pada Minggu 9 Mei 2021, malam.

Para pemudik yang menggunakan sepeda motor tersebut menggunakan taktik bergerombol secara bersama-sama untuk dapat menembus penyekatan yang dilakukan kepolisian sehingga bisa pulang mudik ke kampung halamannya masing-masing.

Sebagaimana diketahui, dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya 2021 pada 5 Mei 2021 pagi, Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menyebutkan ada penambahan jumlah titik penyekatan di Sumatera, Jawa, dan Bali dari 333 titik menjadi 381 titik penyekatan.

Di wilayah Jabodetabek, Ditlantas Polda Metro Jaya menyebutkan ada 31 titik pos pemantauan larangan mudik lebaran 2021 dengan rincian 17 cek poin dan 14 titik penyekatan. Jumlah ini bertambah seiring dengan perkembangan di lapangan menjadi 21 titik lokasi penyekatan dan 21 titik cek poin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini