Diduga Mabuk, Pemudik Seruduk Barikade Penyekatan di Bulak Kapal

Rahmat Hidayat, iNews · Rabu 12 Mei 2021 03:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 12 338 2409315 diduga-mabuk-pemudik-seruduk-barikade-penyekatan-di-bulak-kapal-8y9H4JAMHo.jpg Ilustrasi pemudik (Foto: Yohannes Tobing)

BEKASI - Diduga mengendarai motor dalam keadaan mabuk, seorang pemudik di Bekasi, Jawa Barat nekat menerobos dan menabrak petugas yang berjaga di pos penyekatan pemudik Bulak Kapal, Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Selasa 11 Mei 2021 malam.

Bahkan, untuk bisa melintasi jalur penyekatan, pemudik yang dalam kondisi mabuk ini mengelabui petugas dengan cara memalsukan plat nomor kendaraan. Guna penyelidikan lebih lanjut, petugas langsung memprosesnya.

Baca Juga:  Buruh Pulang Kerja Jalan Kaki Imbas Macet Penyekatan di Bekasi-Karawang

Sementara itu, ratusan kendaraan roda dua pemudik dari wilayah Jabodetabek langsung di putar balik petugas.

Minus dua hari jelang Hari Raya Idul Fitri, ribuan pemudik kendaraan roda yang melintasi jalur penyekatan kendaraan pemudik di Jalan Ir H Juanda, Bulak Kapal mengalami penumpukan . Ratusan personel gabungan dari TNI-Polri serta Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Bekasi melakukan penjagaan yang cukup ketat.

Bahkan, tidak jarang antara pemudik dan petugas melakukan perdebatan. Meski demikian, ratusan kendaraan pemudik yang nekad menerobos penjagaan dan tidak memiliki surat izin keluar masuk serta tidak memiliki surat swab antigen langsung diputar balik ke daerah asal oleh petugas gabungan.

Fahmi, salah satu pemudik asal Pemalang, Jawa Tengah yang terjaring di pos penyekatan mengatakan dirinya nekat mudik lantaran melihat banyaknya warga yang mudik. Meski, dia tahu di speanjang jalan banyak petugas yang melakukan penyekatan, akhirnya dia pun nekat mudik ke kampung halaman.

Baca Juga:  Kembali Membeludak, Polisi Berjibaku Putar Balik Pemudik di Kedungwaringin

Terlebih sejak satu pekan ini, dirinya sudah tidak lagi bekerja dan akhirnya dia memutuskan nekat untuk kembali ke kampung halaman. Namun, belum sempat sampai kampung halaman, dia bersama dengan temannya terjaring petugas di pos penyekatan.

Sementara itu, Kapolsek Bekasi Timur AKP Rusit Malaka, mengatakan hari kedua di pos penyekatan tambahan di Bulak Kapal, ratusan kendaraan pemudik yang tidak memiliki surat ijin keluar masuk serta tidak memiliki surat swab antigen langsung diputar balik ke daerah asal oleh petugas gabungan.

Untuk mengantisipasi membeludaknya kendaraan pemudik, petugas Polres Metro Bekasi Kota bersama dengan petugas gabungan dari unsur tiga pilar melakukan penambahan dua pos penyekatan kendaraan yaitu di pos penyekatan Bulak Kapal dan pos penyekatan Tongyang Kalimalang. Dan untuk malam ini, petugas melakukan penyekatan dan pemeriksaan kendaraan dengan cukup ketat.

Selain itu, Kapolsek mengimbau kepada pemudik untuk menahan diri untuk pulang ke kampung halaman, terlebih saat ini kondisi penyebaran Covid kembali meningkat. Hal ini dilakukan demi terhindar dari penyebaran Covid-19 pasca Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Penambahan dua pos penyekatan di wilayah Kota Bekasi ini merupakan imbas dari jebolnya kendaraan pemudik yang dilakukan penjagaan pos penyekatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi beberapa hari yang lalu. Bahkan, pemerintah pusat sudah melarang warga untuk melakukan pulang kampung dari tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Namun, dilihat di lapangan larangan tersebut seakan tidak digubris warga sehingga hampir setiap malam menjelang lebaran ribuan pemudik terus memadati ruas jalan alteri terutama menggunakan kendaraan roda dua.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini