Anies Sebut Ada Aplikasi Khusus Ketua RT untuk Pantau Para Pemudik

Komaruddin Bagja, Sindonews · Jum'at 14 Mei 2021 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 14 338 2410129 anies-sebut-ada-aplikasi-khusus-ketua-rt-untuk-pantau-para-pemudik-O79YWvtchp.JPG Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, para pengurus RT dan RW akan dibekali aplikasi khusus untuk memantau para warga yang tetap pergi ke kampung halamannya di lebaran kali ini.

"Nanti kita akan ada aplikasi khusus yang digunakan oleh para ketua RT, Ketua RW utk mereka melakukan pelaporan 2x sehari atas kondisi di wilayahnya," kata Anies di Balai Kota DKI, Jumat (14/5/2021).

Mantan Mendikbud itu menambahkan, langkah berikutnya, akan memastikan bahwa koordinasi dari mulai jenjang tingkat provinsi sampai dengan RT RW itu berjalan sinkron.

"Karena itu nanti akan ada pertemuan khusus dengan melibatkan seluruh ketua RT RW kemudian camat, lurah babinsa, babinkatimbnas untuk bisa bekerja secara sinkron sampai ke bawah," tambahnya.

Ini semua, kata Anies dikerjakan untuk mencegah terjadinya peristiwa seperti awal bulan Desember.

"Maaf awal Januari, awal Februari. Karena saat ini di Jakarta secara umum situasinya termasuk yang paling rendah. Misalnya di wisma atlet itu sekitar 20%, kemudian tingkat isolasi kita antara 24-28% occupancy rationya. dan itu artinya termasuk yang rendah selama 1 tahun ini. Kita tidak berharap itu mengalamj lonjakan di pekan-pekan depan. Tapi kita antisipasi," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan melakukan dua langkah pengetatan pemantauan pergerakan penduduk yang masuk Jakarta.

"Pertama adalah melakukan skrining di pintu-pintu masuk menuju Jakarta, Jabodetabek. Untuk kendaraan pribadi nanti akan dilakukan skrining random bagi mereka yang masuk. Kedua, kendaraan umum, udara laut kereta api emang sudah dilakukan random skrining antigen sebelum berangkat sehingga kita bisa deteksi secara lebih baik jika ada warga yang masuk kawasan Jakarta dan bergejala dan berpotensi bawa covid," urainya.

Lapis kedua adalah di komunitas. Gugus tugas RT RW dikoordinasi dengan jajaran camat, lurah, babinkamtibmas babinsa akan bersama-sama melakukan pendataan atas warga yang masuk ke wilayah itu.

"Jadi ketua RT Ketua RW gugus tugasnya akan melakukan monitoring sehingga seluruh warga yang datang akan dilakukan pemantauan, dicek kondisinya, dipastikan bahwa yang bersangkutan sehat, yang bersangkutan tidak bergejala. Dan akan dilakukan tes rapid antigen. Jadi ini dua lapis untuk skrining, satu sebelum masuk, yang kedua ketika sudah sampai di tempat tinggal," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini